Warga Diminta Kurangi Durasi Mandi, Korea Selatan Perketat Penghematan Energi
SEOUL, REQNews – Pemerintah Korea Selatan mulai menggalakkan perubahan kebiasaan harian masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi krisis energi. Salah satu anjuran yang disorot adalah mengurangi durasi mandi, sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi energi nasional.
Seruan tersebut mengemuka dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden Lee Jae Myung. Dalam pertemuan itu, pemerintah menekankan bahwa kontribusi dari tingkat rumah tangga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas energi negara.
Menteri Energi Kim Sung-whan menyampaikan bahwa langkah sederhana bisa memberikan dampak besar jika dilakukan secara luas oleh masyarakat. Selain mempersingkat waktu mandi, warga juga dianjurkan mengatur waktu penggunaan listrik agar lebih efisien.
"Langkah-langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk menghadapi situasi energi saat ini," ujar Kim dalam rapat tersebut, dikutip dari Reuters, Minggu 29 Maret 2026.
Lebih lanjut, pemerintah mendorong masyarakat untuk mengisi daya perangkat elektronik, termasuk kendaraan listrik, pada siang hari. Penggunaan alat rumah tangga seperti mesin cuci dan penyedot debu juga disarankan dilakukan pada akhir pekan guna membantu pemerataan beban listrik.
Kampanye ini dilatarbelakangi meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama yang berpotensi mengganggu distribusi melalui Selat Hormuz, menjadi salah satu faktor utama.
Ketergantungan Korea Selatan terhadap energi impor tergolong tinggi. Sekitar 70 persen kebutuhan minyak mentah negara tersebut melewati jalur tersebut, sehingga rentan terhadap gangguan eksternal.
Tak hanya masyarakat, pemerintah juga meminta instansi publik untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas. Sementara itu, perusahaan-perusahaan besar didorong ikut menekan konsumsi energi dalam operasional mereka.
Sebagai langkah jangka menengah, pemerintah tengah menyiapkan berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi pembangkit listrik dan penyesuaian komposisi energi nasional.
Meski berbagai kebijakan tengah disiapkan, pemerintah menegaskan bahwa peran masyarakat tetap krusial. Perubahan kecil dalam rutinitas sehari-hari diyakini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan energi di tengah situasi global yang tidak menentu.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
