REQNews.com

Perhatian! Panglima TNI Berikan Santunan Prajurit Gugur di Lebanon

News

Wednesday, 01 April 2026 - 18:30

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Hastina/REQnews)Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (Foto: Hastina/REQnews)

JAKARTA, REQnews - Panglima TNI, Agus Subiyanto, memastikan negara hadir untuk melindungi hak serta menjamin masa depan keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Ia menyampaikan bahwa selain kenaikan pangkat luar biasa, setiap keluarga korban akan menerima santunan dengan nilai sekitar Rp1,8 miliar. Dana tersebut merupakan gabungan dari berbagai komponen, mulai dari asuransi, santunan risiko kematian, bantuan dari PBB, beasiswa anak, hingga dukungan dari perbankan dan program kesejahteraan prajurit.

Secara rinci, santunan yang diberikan kepada keluarga Kapten Zulmi Aditya Iskandar mencapai Rp1.894.648.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp1.846.309.049, serta Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp1.854.075.205.

Agus menegaskan bahwa TNI akan memberikan dukungan penuh bagi ahli waris prajurit Satgas Kontingen Garuda yang gugur, baik dalam bentuk bantuan finansial maupun jaminan pendidikan.

"Yang pertama akan diberikan KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) kepada seluruhnya, dan kemudian hak-hak yang lain dari Asabri (asuransi) mungkin Rp350 juta akan diberikan," ujar Agus saat melayat ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat, Rabu (1/4).

Selain itu, anak dari prajurit yang gugur akan memperoleh beasiswa pendidikan sebesar Rp30 juta, dengan pendampingan hingga menuntaskan pendidikan.

Dari sisi kesejahteraan, keluarga juga tetap mendapatkan gaji penuh selama satu tahun ke depan, serta hak tabungan hari tua yang dihitung sejak awal masa dinas prajurit.

Untuk proses pemulangan jenazah, TNI saat ini masih melakukan koordinasi agar dapat segera dibawa kembali ke Indonesia.

"Akan segera kita urus pemulangan ke Indonesia. Sedang diurus oleh Komandan PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian)," ucapnya.

Sementara itu, prajurit lain yang mengalami luka dalam insiden tersebut telah ditangani secara medis di rumah sakit setempat.

"Sudah ada di rumah sakit, sudah dirawat dengan baik, dan kita doakan semuanya cepat pulih," tutur Agus.

Sebelumnya, tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur di Lebanon pada Maret 2026.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.