REQNews.com

Operasi Damai Cartenz Ringkus Pulan Wonda, Pelaku Sejumlah Aksi Kekerasan di Papua

News

Saturday, 04 April 2026 - 20:00

Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)Ilustrasi penangkapan (Foto: Istimewa)

PAPUA, REQNews - Aparat gabungan yang tergabung dalam Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengamankan salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini masuk daftar pencarian orang. Sosok tersebut adalah Pulan Wonda alias Kamenak, yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai aksi kekerasan di Papua.

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak. Keberadaan pelaku terdeteksi saat aparat melakukan pemantauan di kawasan tersebut.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut.

“Penangkapan dilakukan pada Kamis 2 April 2026, sekitar pukul 12.27 WIT. Tim melaksanakan pemantauan di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak dan mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel motor,” tuturnya, dikutip Sabtu 4 April 2026.

Saat hendak diamankan, Pulan Wonda sempat berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Ia bahkan menabrak kendaraan petugas sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan melalui tindakan tegas dan terukur.

Dari tangan pelaku, aparat menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor, tiga unit telepon genggam, uang palsu, serta barang pribadi lainnya.

“Pelaku dijerat dengan tindak pidana pembunuhan, pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang dan tindak pidana pembakaran,” kata dia.

“Dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun,” ujarnya.

Nama Pulan Wonda bukan sosok baru bagi aparat. Berdasarkan catatan kepolisian, ia telah terlibat dalam berbagai aksi kekerasan sejak 2010, mulai dari penyerangan terhadap warga sipil hingga aparat keamanan.

Salah satu aksi yang paling menonjol adalah penembakan terhadap Tito Karnavian pada 2012 saat masih menjabat sebagai Kapolda Papua, dalam peristiwa di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya.

Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam sejumlah serangan lain, termasuk penyerangan pos kepolisian dan kontak tembak dengan aparat di beberapa wilayah seperti Mulia dan Lanny Jaya.

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya negara untuk menjamin keamanan masyarakat.

“Penegakan hukum ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman kekerasan bersenjata. Kami memastikan setiap tindakan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ucap Faizal.

Saat ini, aparat masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. Penangkapan ini diharapkan dapat menekan tingkat kekerasan bersenjata yang selama ini terjadi di wilayah Papua.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.