REQNews.com

Pemilik Hajatan Pengantin Tewas Dianiaya Preman, Polisi Buru Pelaku!

News

Senin, 06 April 2026 - 14:31

Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)Ilustrasi Mayat (Foto: Istimewa)

JAWA BARAT, REQnews - Sejumlah pemuda yang diduga tengah mabuk melakukan penganiayaan terhadap Dadang (57) yang tengah menggelar pesta pernikahan anaknya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pads Sabtu 4 April 2026. 

Peristiwa berawal ketika dalam pesta tersebut Dadang menggelar organ tunggal untuk menghibur tamu undangan. Ketika hiburan masih berlangsung, segerombolan preman yang mabuk datang pada pukul 14.50 WIB. 

Gerombolan pemuda tersebut meminta uang kepada pemain organ, dengan alasan untuk membeli tambahan minuman. Penyelenggara pun menawarkan uang Rp100 ribu, namun mereka menolak dengan alasan kurang. 

"Dikarenakan di bawah pengaruh minuman keras, orang tersebut marah dan memicu kericuhan," kata Kapolsek Campaka, AKP Firman Budiarto dalam keterangannya dikutip pada Senin 6 April 2026. 

Lebih lanjut, Dadang selaku tuan rumah kemudian menghampiri sumber keributan dan sempat bersitegang dengan para pemuda tersebut, hingga kericuhan tak terhindarkan. 

Dadang pun kemudian dikejar oleh para pelaku hingga depan rumah. Dengan disaksikan oleh banyak tamu, keluarga hingga anaknya yang duduk di pelaminan, Dadang dianiaya menggunakan sebilah bambu. 

"Korban dipukul dengan menggunakan sebilah bambu ke kepala bagian belakang," tambahnya. 

Melihat Dadang tak sadarkan diri, para pelaku pun langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.  Sementara itu, pihak keluarga langsung membawa Dadang ke RS Bhakti Husada. 

Sayangnya, ketika sampai di rumah sakit, petugas jaga menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Pihak kepolisian pun kini tengah mendalami kasus penganiayaan yang menewaskan Dadang itu.

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.