Bagaimana Penyelamatan Perwira AU AS yang Jatuh di Iran Berlangsung?
Washington, REQNews.com -- Presiden Donald Trump mengatakan anggota militer AS yang jet tempurnya ditembak jatuh di Iran diselamatkan dalam dua kali serangan, tapi bagaimana penyelamatan itu dan siapa perwira Angkatan Udara AS yang diselamatkan?
Dalam unggahan di Truth Social, Minggu 5 April, Trump menulis AS menyelamatkan penerbang kedua yang terluka parah, yang bertahan di pegunungan Iran. Baku tembak antara pasukan AS dan Iran terjadi di Kohgiluyeh dan Provinsi Boyer-Ahmad sebelum penyelamatan.
Berikut misi penyelamatan yang rumit itu berlangsung.
Apa yang dikatakan Trump tentang penyelamatan itu? Sejauh ini identitas pilot yang diselamatkan belum diumumkan kepada publik, dan Trump menyebut pilot itu sebagai kolonel yang sangat dihormati.
Trump menambahkan jenis misi penyelamatan yang menyelamatkan pilot itu jarang dilakukan karena berbahaya bagi manusia dan peralatan tempur.
Menurut Trump, dua serangan terjadi dan pilot diselamatkan selama serangan kedua di siang bolong. Tidak jelas kapan tepatnya pilot itu diselematkan. Trump haya menulis penyelamatan itu tidak biasa, menghabiskan tujuh jam di atas Iran.
Dalam unggahan lanjutan Trump mengatakan akan berbicara lebih lanjut tentang msii penyelamatan ini selama konferensi pers dengan militer AS di Ruang Oval Gedung Putih, Senin pukul 13:00.
Di Truth Social, Trump memuji pilot itu sebagai prajurit pemberani yang berada di garis belakang di pegunungan Iran yang berbahaya, diburu musuh yang setiap jam semakin mendekat, tapi tidak benar-benar sendirian karena Panglima Tertinggi, menteri perang kita, Kepala Staf Gabungan, dan rekan-reka prajurit memantau lokasinya 24 jam, dan merencanakan penyelamatan.
Trump menambahkan bahwa dia memerintahkan puluhan pesawat yang membawa senjata mematikan untuk dikirim guna menjemput penerbangan itu, yang berhasi menghindari pasukan Iran selama dua hari.
Bagaimana misi penyelamatan itu berlagsung?
Jumat pagi, AS mengkonfirmasi F-15E Strike Eagle ditembak jatuh di atas Iran selatan. F-15 adalah jet tempur tektis yang kali pertama terbang 1972. Varian modern pesawat ini berharga 90 juta dolar per unit.
Media Iran menampilkan foto-foto yang mereka sebut F-15E dan apa yang tampak seperti kursi pelontar dengan parasut terpasang. Trump mengatakan AS tahu lokasi penerbang kedua pesawat itu dan sedang melacaknya saat misi penyelamatan berlangsung.
Iran juga berusaha keras menemukan penerbang itu. Tehran meminta masyarakat menyerahkan tentara AS itu kepada pihak berwenang sebagai upaya pengamanan.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Minggu 5 April, mengklaim telah menghanurkan dua pesawat angkut C-130 dan dua helikopter Black Hawk selama operasi penyelamatan penerbanga AS di Propinsi Isfahan.
Apa yang kita ketahui tentang C-130 yang menurut Iran dihancurkan?
C-130 Herules adalah varian C-130 J Super Hercules yang lebih baru dikembangkan oleh Lockheed Martin. Pesawat angkut militer itu digunakan untuk pengangkutan udara taktis, angkut pasukan, dan evakuasi medis. Wall Street Journal melaporkan C-130 berharga 100 juta dolar AS.
Mengutip seseorang tak disebut nama, surat kabar tersebut mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Minggu menyebutkan bahwa AS meledakkan jet C-130 di darat selama operasi penyelamatan. Penghancuran itu, kata sumber itu, perlu untuk memastikan jet-jet tersebut tidak jatuh ke tangan musuh.
Apakah AS kehilangan aset atau personel militer lainnya?
Konflik ini telah menewaskan 13 anggota militer AS dan melukai lebih dari 300 orang, kata Komando Pusat militer AS, tetapi tidak ada tentara AS yang ditawan oleh Iran.
Sejak dimulainya perang pada 28 Februari, AS telah kehilangan tiga jet tempur F-15 dalam insiden yang disebutnya sebagai tembakan salah sasaran di atas Kuwait. Sebuah pesawat pengisian bahan bakar militer AS juga jatuh di Irak bulan lalu, menewaskan enam awaknya.
Menurut militer AS, jet tempur AS terakhir yang ditembak jatuh oleh tembakan musuh sebelum F-15 pada hari Jumat adalah A-10 Thunderbolt II selama invasi AS ke Irak tahun 2003.
Setidaknya satu helikopter Black Hawk terkena tembakan selama operasi penyelamatan awal, kata para pejabat AS, tetapi berhasil tetap terbang.
Pesawat A-10 Warthog juga terkena tembakan di dekat Selat Hormuz tak lama setelah F-15E pada hari Jumat, tetapi pilotnya melontarkan diri sebelum pesawat jatuh dan diselamatkan. Media Iran melaporkan pesawat ini terkena tembakan sistem pertahanan Iran.
Iran belum mengkonfirmasi bahwa baku tembak terjadi sebelum penyelamatan pilot F-15. Tohid Asadi dari Al Jazeera, melaporkan dari Teheran, mengatakan bahwa baku tembak tampaknya terjadi di Kohgiluyeh dan provinsi Boyer-Ahmad dan sembilan orang dilaporkan tewas dalam "serangan" di sana, meskipun tidak jelas apakah ini terkait dengan misi penyelamatan AS.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
