REQNews.com

Kasus Chat Tak Pantas Mahasiswa FH UI, BEM UI Kawal Proses dan Dukung Korban

News

Tuesday, 14 April 2026 - 10:01

Universitas Indonesia (Foto: Istimewa)Universitas Indonesia (Foto: Istimewa)

DEPOK, REQNews - Kasus pelecehan seksual yang menyeret mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memicu reaksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Organisasi mahasiswa tersebut menyatakan sikap tegas dengan mengecam peristiwa yang kini tengah menjadi perhatian publik.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shun Imawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah awal dengan berkoordinasi bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan kasus berjalan di tingkat universitas.

"Kami bantu kawal untuk di tingkat UI, tentunya kami juga berkoordinasi dengan sivitas FH UI melalui Adkesma BEM UI," ujar Athof, Senin 13 April 2026.

Selain itu, komunikasi juga telah dilakukan dengan Rektor UI, Heri Hermansyah. Menurut Athof, pimpinan universitas memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut.

"Jadi tentunya dari kami mengecam dan mengawal penindakan kasus ini. Kami juga mengapresiasi dan mendukung terus apa yang dilakukan para sivitas akademika FH UI dalam menindak kasus ini. Kami dari BEM UI full support sivitas FH UI," jelasnya.

BEM UI juga mendorong agar pihak kampus menjatuhkan sanksi kepada mahasiswa yang terbukti terlibat. Saat ini, mereka masih terus memantau perkembangan penanganan yang dilakukan oleh pihak fakultas maupun universitas.

"Saat ini kami sedang memantau progres yang dilakukan oleh kampus khususnya FH UI untuk menindak kasus ini," tambah Athof.

Di sisi lain, BEM UI menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan serta perlindungan terhadap semua pihak selama proses berjalan. Perspektif korban juga diminta menjadi prioritas dalam penanganan kasus ini.

"Tentunya kami mengajak sivitas UI dan masyarakat agar mengedepankan perspektif korban," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengungkap adanya dugaan kekerasan seksual yang melibatkan sejumlah mahasiswa di lingkungan fakultas tersebut.

“Telah terjadi tindakan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa FH UI sebagai pelakunya,” kata Dimas.

Ia menjelaskan, kasus ini pertama kali mencuat setelah para terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf melalui grup internal angkatan. Dari situ, terungkap percakapan bernada seksual yang membahas mahasiswi lain.

Percakapan tersebut kemudian tersebar luas di media sosial dan memicu reaksi publik. Bentuk dugaan pelecehan yang terjadi disebut berupa tindakan verbal dan digital.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya penyebaran foto korban. Namun, kemungkinan adanya temuan baru masih terbuka seiring proses penyelidikan yang terus berjalan.

Dimas menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan yang merugikan korban.

“Saya sangat kecewa terhadap kekerasan seksual yang terjadi dan tidak akan mentolerir tindakan yang tidak berpihak pada korban,” pungkasnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.