Miris! Debt Collector Prank Tim Medis, Ternyata Fiktif untuk Tagih Hutang
JAKARTA, REQnews - Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menjadi korban pesanan palsu yang diduga dibuat oleh oknum debt collector.
Kejadian bermula ketika Yoga bersama timnya menerima pesan WhatsApp berisi permintaan evakuasi seorang pria berinisial BS yang dikabarkan mengalami kejang, pada Selasa 14 April 2026 siang.
Dalam pesan tersebut, lokasi pasien disebut berada di area perkantoran Jalan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Namun setibanya di lokasi, Yoga tidak menemukan pasien seperti yang diinformasikan. Ia justru menyadari bahwa permintaan tersebut adalah order fiktif.
“Sesampainya di lokasi, ternyata ini urusan utang. Mereka memakai tim medis sebagai perantara,” ujar Yoga saat dikonfirmasi @wargajakarta.id
Ia mengungkapkan bahwa nama yang tercantum dalam pesanan diduga merupakan nasabah pinjaman online, tetapi orang yang dicari tidak berada di tempat.
“Kebetulan orangnya tidak masuk kerja, yang ada hanya stafnya saja,” lanjutnya.
Dalam video yang beredar, oknum debt collector sempat menyebut akan mengganti biaya operasional ambulans, namun pernyataan itu tidak serius.
“Tidak ada ganti bensin, itu cuma ledekan saja,” tegas Yoga.
Yoga berharap insiden seperti ini tidak kembali terjadi karena merugikan serta menghambat tugas kemanusiaan yang dijalankan tim ambulans.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
