REQNews.com

Kakek 70 Tahun Ambil Singkong Berujung Penganiayaan, Dedi Mulyadi Desak Polisi Bertindak

News

Minggu, 19 April 2026 - 15:00

Ilustrasi pengeroyokanIlustrasi pengeroyokan

TASIKMALAYA REQNews  – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lansia di wilayah Tasikmalaya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.

Korban diketahui bernama Abdul Yani (70), seorang petani sekaligus tokoh agama yang tinggal di Kampung Surian, Desa Cayur. Peristiwa tersebut terjadi saat ia hendak mengambil singkong di lahan yang selama ini digarapnya.

Insiden bermula pada Rabu 15 April 2026, ketika korban berada di lokasi kebun. Saat itu, ia diduga dihadang oleh seorang pria berinisial S yang disebut-sebut terkait dengan kelompok tertentu di wilayah tersebut.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka pada bagian wajah. Ia kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Menanggapi peristiwa ini, Dedi Mulyadi menyampaikan kecaman keras terhadap segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

"Seorang ajengan (tokoh agama) sepuh dianiaya oleh preman. Segala bentuk tindakan melawan hukum harus segera dilakukan penegakan keadilan. Hatur nuhun (terima kasih)," tulisnya.

Ia menilai tindakan kekerasan dan intimidasi tidak boleh dibiarkan karena dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

"Setiap bentuk tindakan premanisme, penganiayaan, intimidasi, menimbulkan rasa cemas, rasa takut di masyarakat, rasa tidak aman, harus dilakukan tindakan secara tegas oleh aparat hukum," tegasnya.

Dedi juga mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, agar kasus ini segera ditindaklanjuti.

"Saya sudah menyampaikan ke Pak Kapolda Jabar untuk segera dilakukan tindakan yang nyata bagi pelaku penganiayaan tersebut," ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi korban yang merupakan tokoh masyarakat setempat. Ia berharap korban segera pulih dan mendapatkan perlindungan.

"Saya mengucapkan salam hormat kepada ulama sepuh, semoga senantiasa sehat dan mendapatkan lindungan Allah SWT. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang menghormati penegakan supremasi hukum," pungkasnya.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi aparat dalam menindak tegas praktik premanisme, sekaligus menjaga rasa aman masyarakat di wilayah tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.