Ternyata! Pejabat Iran Klaim Motjaba Khamenei Hanya Cedera Kaki Ringan
JAKARTA, REQnews - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, disebut hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.
Keterangan itu disampaikan pejabat senior Iran, Azim Ebrahimpour, yang menyebut Mojtaba terkena dampak ledakan rudal saat berada di halaman kompleks kediaman ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Menurut Ebrahimpour, ledakan tersebut hanya menyebabkan cedera ringan di kaki Mojtaba. Ia juga menepis berbagai laporan yang menyebut putra Ali Khamenei itu mengalami luka serius.
Ebrahimpour menegaskan kabar mengenai kondisi parah Mojtaba hanyalah informasi palsu yang sengaja disebarkan untuk memicu perpecahan, seperti dilaporkan Iran International.
Sebelumnya, sejumlah media memberitakan bahwa Mojtaba mengalami luka berat setelah serangan terhadap kediaman ayahnya pada akhir Februari.
Dalam laporan tersebut disebutkan wajah Mojtaba mengalami kerusakan, bahkan ia dikabarkan menderita cedera serius pada salah satu atau kedua kakinya.
Meski demikian, Mojtaba disebut selamat dari serangan itu dan masih menjalani masa pemulihan. Ia juga dilaporkan tetap terlibat dalam pengambilan keputusan penting selama masa perang berlangsung.
Serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari menjadi pemicu meletusnya perang besar di Timur Tengah setelah menewaskan Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya.
Konflik tersebut kemudian memperburuk situasi kawasan dan memicu kekhawatiran global karena mengganggu stabilitas energi dunia.
Sekitar sepekan setelah serangan itu, Mojtaba resmi ditunjuk sebagai pengganti ayahnya yang telah memimpin Iran sejak 1989.
Namun sejak ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi baru, Mojtaba belum pernah terlihat muncul di hadapan publik.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
