REQNews.com

Purbaya Tepis Isu Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun, APBN Disebut Masih Cukup

News

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Instagram @MenkeuRI)Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Instagram @MenkeuRI)

JAKARTA, REQnews - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang beredar di media sosial soal kas negara yang disebut hanya tersisa Rp120 triliun. Ia menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih sangat kuat dan mampu mendukung berbagai program pemerintah sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, informasi yang menyebut dana negara tinggal Rp120 triliun dan setelah itu habis sama sekali tidak sesuai dengan fakta. 

"Isu dana negara yang tinggal Rp 120 triliun, habis itu habis, tidak benar," ujar Purbaya dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jumat 24 April 2026.

Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi keuangan negara karena kas pemerintah masih sangat mencukupi. "Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup, dan uang kita masih banyak," tegasnya.

Purbaya menjelaskan, angka Rp120 triliun tersebut sebenarnya merupakan bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia (BI). Secara keseluruhan, pemerintah masih memiliki total SAL sebesar Rp420 triliun yang hingga kini belum digunakan.

Dari jumlah tersebut, Rp120 triliun ditempatkan di BI sebagai simpanan, sedangkan Rp300 triliun lainnya disimpan di perbankan dalam bentuk deposito yang bisa dicairkan kapan saja apabila diperlukan.

Menurutnya, penempatan dana Rp300 triliun di bank juga bertujuan untuk menambah likuiditas agar penyaluran kredit tetap berjalan dan perekonomian terus bergerak. 

"Yang Rp 300 triliun kita masukkan ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas dan kredit bisa berjalan. Itu yang saya sebut sebagai penguasaan kebijakan moneter," kata Purbaya.

Selain membantu likuiditas perbankan, langkah tersebut juga dinilai menguntungkan karena bunga dari simpanan itu dapat dimanfaatkan untuk mendanai berbagai program pemerintah.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.