Iran Aktifkan Pertahanan Udara Saat Presiden Donald Trump Hadapi Batas Waktu Kongres
Tehran, REQNews.com -- Iran mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk melawan pesawat kecil dan drone pengintai, ketika Gedung Putih memberi sinyal bahwa mereka tidak akan dibatasi oleh tengat waktu kongres.
Tasnim News dan Fars, dua kantor berita resmi Iran, memberitakan sistem pertahanan udara terdengar di beberapa bagian kota Tehran selama 20 menit setelah itu kembali normal.
Di Washington, pemerintahan Donald Trump menghadapi batas waktu tengah malam yang semakin dekat untuk mendapatkan otorisasi Kongres agar bisa berperang melawan Iran. Situasi ini memicu bentok antara Gedung Putih dan Kongres.
Trump berpendapat batas waktu 60 hari utuk mencari otorisasi secara efektif dihentikan gencatan senjata yang diumumkan bulan lalu.
"Untuk keperluan Resolusi Kekuatan Perang, permusuhan yang dimulai pada hari Sabtu, 28 Februari telah berakhir," kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada AFP pada Kamis malam, seraya mencatat bahwa tidak ada baku tembak antara Amerika Serikat dan Iran sejak gencatan senjata 7 April.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.