REQNews.com

Trump Berkelakar: Militer AS akan Menyerang Kuba dalam Perjalanan Pulang dari Iran

News

Minggu, 03 Mei 2026 - 18:25

Foto: EuroNewsFoto: EuroNews

Florida, REQNews.com -- Presiden Donald Trump berkelakar militer AS akan menyerang Kuba dalam perjalanan pulang dari Iran.

"Kita menyelesaikan satu dulu. Dalam perjalanan pulang, kita akan mengerahkan salah satu kapal induk besar kita, mungkin USS Abraham Lincoln, untuk datang ke Kuba," kata Trump kepada peserta acara Forum Club of the Palm Beaches -- sebuah organisasi nirlaba. "Kuba akan berkata; terima kasih banyak. Kami menyerah."

Trump mengisyaratkan operasi militer di Kuba telah menjadi agenda selama berbulan-bulan. Setelah intervensi mengejutkan ke Venezuela, pemerintah Trump terus menyerang kepemiminan Havana.

Washington menuduh Kuba menyediakan personel keamanan untuk melindungi Nicolas Maduro, presiden Venezuela terculik, dalam operasi perdagangan narkoba dengan imbalan uang dan minyak. AS menghentikan pasokan minyak ke Kuba mulai 3 Januari.

Kuba kini bergulat dengan kekurangan energi super parah. Kecuali Rusia, tidak ada yang mengulurkan tangan. Krisis kemanusiaan sedang terjadi di Kuba.

Jumat lalu, Trump memerintahkan pengenaan sanksi baru kepada Kuba, yang menargetkan sejumlah besar orang dari negara komunis itu. Trump juga mengancam bank-bank asing yang bekerja sama dengan Kuba.

Gedung Putih menyeru pemimpin Kuba untuk terlibat dalam pembicaraan dengan Washington, seraya memperingatkan agar tidak terlambag. Namun, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel berulang kali menolak berunding dengan apa yang disebut sebagai syarat-syarat bermusuhan.

Havana, kata Miguel Diaz-Canel, hanya akan terlibat dalam pembicaraan berdasarkan rasa saling menghormati, kesetaraan, dan tanpa ancaman terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.