62 Persen Publik AS Tidak Puas dengan Kinerja Presiden Trump
Washington, REQNews.com -- Tingkat ketidak-puasan warga Amerika Serikat (AS) terhadap kinerja Presiden Donald Trump mencapai 62 persen, demikian jajak pendapat terbaru The Washington Post (WaPo), ABC News, dan Ipsos.
Survei yang diterbitkan WaPo, Senin 4 Mei, menunjukan hanya 37 persen warga AS yang puas dengan kinerja Trump. Sedangkan Trump berulang kali menyerang tiga media yang menggelar survei ini dengan menyebut mereka menerbitkan berita palsu.
Faktor kunci ketidak-puasan penduduk adalah perng Iran, dengan 66 persen tidak setuju dengan penanganan terhadap konflik itu. Faktor internal yang menjadi kunci ketidak-puasan adalah bidang ekonomi, dengan 76 persen keberatan dengan biaya hidup, 72 persen inflasi, dan 65 persen secara keseluruhan.
Tingkat ketidaksetujuan keseluruhan yang sama sebesar 62 persen tercatat dalam jajak pendapat Gallup pada akhir masa jabatan pertama Trump, setelah kekalahannya dari Joe Biden dan kerusuhan di Capitol. Tingkat ketidaksetujuan yang tinggi saat itu disebabkan oleh penanganannya terhadap pandemi Covid-19 dan kerusuhan setelah pembunuhan George Floyd.
Temuan terbaru ini muncul enam bulan sebelum pemilihan paruh waktu, periode di mana peringkat persetujuan presiden sering kali membentuk kinerja partai petahana di kotak suara.
Namun, penurunan dukungan Trump tidak diterjemahkan menjadi peningkatan proporsional bagi Partai Demokrat. Banyak pemilih tetap waspada terhadap partai tersebut, dengan sekitar 54 persen menggambarkannya sebagai 'terlalu liberal', menurut direktur jajak pendapat WaPo Scott Clement.
Para analis menunjukkan kelemahan Partai Demokrat, termasuk perpecahan internal dan kurangnya pesan yang jelas. Dalam tulisannya di The Guardian, komentator politik Osita Nwanevu berpendapat bahwa partai tersebut terlalu bergantung pada ketidakpopuleran Trump daripada menawarkan alternatif yang jelas.
Banyak warga Amerika juga mengatakan mereka tidak mempercayai "kedua" partai untuk menangani imigrasi, ekonomi, kejahatan, dan inflasi.
Partai Republik terus mendukung Trump meskipun dukungan secara keseluruhan menurun, dengan sekitar 85 persen pemilih Partai Republik menyetujui kinerjanya. Tingkat persetujuannya di kalangan independen berada di angka 25 persen.
Tingkat ketidaksetujuan Trump sebesar 62% termasuk yang tertinggi dalam jajak pendapat modern, hanya kalah dari Richard Nixon yang mencapai 66 persen pada tahun 1974 dan di atas George W. Bush yang mencapai 61 persen pada tahun 2009, menurut data Gallup.
Redaktur : Teguh Setiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.