REQNews.com

Polisi Telah Periksa 36 Saksi Terkait Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News

Tuesday, 05 May 2026 - 12:30

Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur (Foto: Istimewa)Kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 36 orang saksi terkait kasus kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 lalu. 

“Sampai saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari 36 orang saksi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya pada Selasa 5 Mei 2026. 

Budi mengatakan bahwa sejumlah saksi yang diperiksa mulai dari pihak pelapor, saksi dalam laporan polisi, korban, hingga warga di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP). 

Tak hanya itu, ia menyebut polisi juga memeriksa pihak yang terlibat langsung dalam peristiwa, termasuk pengemudi taksi dan pihak operasionalnya. 

Bahkan, sejumlah petugas perkeretaapian mulai dari masinis, petugas sinyal, hingga pengatur perjalanan kereta api turut dimintai keterangan. 

“Saksi yang diperiksa mencakup pihak operasional perkeretaapian, pengemudi kendaraan, serta instansi terkait,” katanya. 

Budi menegaskan proses pemeriksaan saksi masih terus berlanjut, untuk membuat terang kronologis peristiwa tersebut. 

Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan statusnya telah naik ke tahap penyidikan. 

Kabid Humas menyebut bahwa penyidik juga telah melakukan cek tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, pendalaman rekaman CCTV, koordinasi dengan rumah sakit terkait korban, permintaan visum. 

"Serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak terkait lainnya," ujarnya.. 

Diketahui, peristiwa kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 malam. 

Dalam peristiwa tersebut, menyebabkan 16 orang meninggal dunia, dan 90 orang lainnya terluka. 

Saat kecelakaan, taksi Green SM sempat terhenti di tengah rel kereta api yang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur karena masalah korsleting. Taksi itu kemudian tertemper KRL yang melaju dari Cikarang ke arah Jakarta. 

KRL yang terlibat kecelakaan dengan taksi itu kemudian terhenti di tengah rel. Sementara itu imbas peristiwa tersebut, di sisi lain ada KRL dari arah Cikarang yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur. 

KRL yang terhenti di Stasiun Bekasi Timur itu kemudian ditabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta.
 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.