REQNews.com

Tembakan di Tengah Malam Tembagapura, Anak Perempuan Jadi Korban KKB

News

Monday, 11 May 2026 - 11:02

Ilustrasi penembakan (foto:Istimewa)Ilustrasi penembakan (foto:Istimewa)

MIMIKA, REQNews  – Suasana tenang di Camp Wini Kalikuluk MP 69, Tembagapura, mendadak berubah mencekam ketika suara tembakan memecah kawasan permukiman warga. Kepanikan tak terhindarkan saat kelompok bersenjata menyerang area yang dihuni masyarakat sipil di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dalam serangan yang disebut dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Guspi Waker itu, dua warga terkena tembakan. Salah satu korban dilaporkan meninggal dunia.

Korban tewas diketahui merupakan seorang anak perempuan yang masih berusia sekitar 12 hingga 15 tahun. Insiden itu menambah daftar panjang korban sipil dalam konflik bersenjata yang masih terjadi di wilayah Papua.

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah membenarkan adanya korban jiwa dalam penyerangan tersebut.

“Sementara satu warga lainnya mengalami luka pada betis kiri dan saat ini masih menjalani perawatan medis,” ujar Aulia, Minggu 10 Mei 2026.

Korban luka kini mendapat penanganan medis, sementara aparat keamanan meningkatkan pengamanan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi gangguan lanjutan.

Pasca penyerangan, suasana di camp dilaporkan masih dipenuhi ketakutan. Sejumlah keluarga memilih meninggalkan lokasi dan mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman demi melindungi anak-anak dan anggota keluarga mereka dari ancaman kelompok bersenjata.

Belum ada rincian lebih lanjut mengenai kronologi lengkap penyerangan maupun motif aksi tersebut. Namun aparat keamanan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam serangan terhadap warga sipil itu.

Wilayah Tembagapura sendiri selama ini menjadi salah satu daerah rawan konflik bersenjata di Papua Tengah. Aktivitas kelompok bersenjata kerap menimbulkan ketegangan dan memengaruhi kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.