REQNews.com

Viral Lomba Cerdas Cermat MPR, Jawaban Benar Malah Disalahkan Juri

News

Monday, 11 May 2026 - 19:00

JAKARTA, REQnews - Video Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Sorotan publik muncul setelah dewan juri memberikan penilaian berbeda terhadap dua jawaban yang dinilai sama.

Dalam tayangan yang diunggah kanal YouTube MPR dan dikutip Senin (11/5), pembawa acara awalnya membacakan pertanyaan rebutan untuk tiga tim peserta. Pertanyaan tersebut membahas proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Namun untuk menjadi anggota BPK, keterkaitan dengan perwakilan daerah tetap dijaga. DPR dalam memilih anggota BPK diwajibkan untuk memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" tanya pembawa acara.

Grup C dari SMAN 1 Pontianak menjadi tim pertama yang menekan bel dan mendapat kesempatan menjawab. Salah satu peserta kemudian memberikan jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD serta diresmikan Presiden.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata peserta dari Grup C.

Namun, salah satu juri yakni Dyastasita justru memberikan nilai minus lima untuk jawaban tersebut.

Pertanyaan kemudian dilempar kembali dan dijawab oleh Grup B dari SMAN 1 Sambas. Menariknya, jawaban yang diberikan dinilai sama dengan jawaban Grup C.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," kata peserta dari Grup B.

Kali ini, Dyastasita justru memberikan nilai penuh.

"Iya, inti jawabannya sudah benar. Nilai 10," kata Dyastasita.

Keputusan itu langsung diprotes oleh Grup C yang merasa jawaban mereka identik dengan jawaban Grup B.

"Izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama," kata Grup C.

Meski demikian, Dyastasita berpendapat jawaban Grup C sebelumnya tidak menyebut unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi," kata Dyastasita.

Peserta Grup C kembali membantah dan menegaskan bahwa mereka sudah menyebut DPD dalam jawaban awal. Akan tetapi, Dyastasita tetap pada penilaiannya.

"Jadi Dewan Juri tadi berpendapat nggak ada itu Dewan Perwakilan Daerah," katanya lagi.

Situasi sempat memanas ketika Grup C meminta agar penonton ikut menilai apakah jawaban mereka memang menyebut DPD atau tidak. Namun pihak juri menegaskan keputusan tetap menjadi kewenangan dewan juri.

Juri lainnya, Indri Wahyuni, kemudian meminta para peserta lebih memperhatikan kejelasan pengucapan saat menjawab pertanyaan.

"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi:biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas. Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5. Jadi sekali lagi kami peringatkan artikulasi diperhatikan ya," kata Indri Wahyuni.

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.