REQNews.com

Wamenkes Sebut Penyebab Anak Tak Pernah Imunisasi Gegara Hoaks dan Isu Agama

News

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:30

Ilustrasi Imunisasi (Foto: generasimaju.co.id)Ilustrasi Imunisasi (Foto: generasimaju.co.id)

JAKARTA, REQnews - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan masih banyak anak di Indonesia yang belum pernah menerima imunisasi dasar atau dikenal dengan istilah zero dose. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena membuat anak rentan terserang penyakit yang sebenarnya dapat dicegah lewat vaksinasi.

“Zero Dose itu anak-anak yang tidak pernah mendapatkan vaksinasi. Mereka tidak pernah mendapatkan imunisasi campak, polio, DPT, sehingga mereka tidak terlindungi badannya. Seperti telanjang,” ujar Dante, Selasa 12 Mei 2026.

Menurut Dante, peningkatan jumlah anak zero dose mulai terlihat setelah pandemi COVID-19. Pada masa itu, layanan kesehatan termasuk kegiatan imunisasi di posyandu mengalami penurunan karena fokus pemerintah tertuju pada penanganan wabah. Dampaknya, cakupan imunisasi dasar ikut menurun dan beberapa tahun kemudian memicu kejadian luar biasa (KLB) campak di sejumlah wilayah.

Ia menjelaskan, keputusan memberikan imunisasi kepada anak sepenuhnya berada di tangan orang tua. Karena itu, pemerintah terus mendorong edukasi kepada keluarga agar pemahaman mengenai pentingnya vaksinasi semakin meningkat.

Dante juga menyoroti masih maraknya informasi keliru yang membuat sebagian orang tua enggan membawa anaknya untuk imunisasi. Salah satu hoaks yang kerap beredar adalah anggapan bahwa vaksin dapat memicu autisme.

“Ternyata studi empiris yang kita lakukan pada jutaan orang di seluruh dunia tidak pernah menimbulkan efek samping autis. Jadi aman-aman saja,” katanya.

Selain isu hoaks, faktor agama juga disebut masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan imunisasi. Dante menuturkan vaksin campak yang sebelumnya sempat dipersoalkan kini telah melalui proses pemurnian sehingga tidak lagi mengandung unsur yang dipermasalahkan dan sudah dinyatakan halal.

"Jadi isu agama yang kadang-kadang juga menjadi tantangan buat kita menjelaskan kepada masyarakat," katanya.
 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.