REQNews.com

Tim SIRI Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Kredit Fiktif Habib Mahendra di Kalbar

News

Friday, 15 May 2026 - 11:01

Penangkapan buronan kasus korupsi pemberian kredit fiktif Habib Mahendra di Kalimantan Barat (Foto: dok. Kejaksaan)Penangkapan buronan kasus korupsi pemberian kredit fiktif Habib Mahendra di Kalimantan Barat (Foto: dok. Kejaksaan)

JAKARTA, REQnews - Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Habib Mahendra (29) yang merupakan buronan kasus korupsi pemberian kredit fiktif pada Rabu 13 Mei 2026. 

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan bahwa penangkapan Habib Mahendra dilakukan bersama Tim Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan Kejaksaan Negeri Landak di Desa Pak Mayam, Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. 

"Berhasil mengamankan buronan yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yaitu atas nama Habib Mahendra (29)," kata Anang dalam keterangannya di Jakarta dikutip pada Jumat 15 Mei 2026. 

Ia mengatakan bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 23/Pid.Sus-TPK/2025/PN Mdn Tanggal 3 Juli 2025, Habib Mahendra merupakan terpidana kasus korupsi pemberian kredit fiktif yang tidak sesuai ketentuan di Bank BRI Unit Kutalimbaru Cabang Medan Iskandar Muda pada tahun 2021 sampai dengan Mei 2024. 

Atas perbuatannya itu, Anang mengatakan bahwa terpidana Habib Mahendra dijatuhi pidana penjara selama 6 (enam) tahun dan pidana denda sebesar Rp300.000.000 (tiga ratus juta rupiah) subsidair 5 (lima) bulan penjara. 

Saat diamankan, kata dia, terpidana bersikap kooperatif sehingga proses pengamanan berjalan dengan lancar. 

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. 

"Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan," ujarnya.
 

Redaktur : Hastina

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.