REQNews.com

Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal, Tegaskan Tidak Ada Toleransi

News

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Ilustrasi Begal (Foto: Istimewa)Ilustrasi Begal (Foto: Istimewa)

LAMPUNG, REQnews - Kapolda Lampung Helfi Assegaf mengeluarkan peringatan keras menyusul maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat di wilayahnya. Ia memerintahkan seluruh jajaran polres hingga polsek untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan tersebut.

Instruksi itu disampaikan saat pengungkapan kasus penembakan terhadap Bripka Anumerta Arya Supena, anggota polisi yang gugur ditembak kawanan pencuri motor di Bandar Lampung.

“Saya perintahkan seluruh jajaran, pelaku begal tembak di tempat. Tidak ada toleransi,” kata Helfi di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

Menurut Helfi, para pelaku begal saat ini sudah sangat berbahaya karena umumnya membawa senjata api maupun senjata tajam ketika beraksi. Kondisi itu dinilai mengancam keselamatan masyarakat sekaligus aparat yang melakukan penindakan.

“Karena mereka pasti bersenjata api ataupun senjata tajam. Apalagi banyak yang merupakan pecandu narkoba, sehingga sangat berbahaya dan berpotensi melukai korbannya,” ungkapnya.

Ia juga menilai aksi begal yang terjadi bukan lagi sekadar dipicu alasan ekonomi, melainkan banyak dilakukan untuk memenuhi kebutuhan membeli narkoba.

“Silakan kalau ada yang coba-coba. Tapi saya tegaskan, seluruh jajaran saya perintahkan tembak di tempat pelaku begal,” bebernya.

Pernyataan keras tersebut menjadi respons Polda Lampung setelah gugurnya Bripka Arya Supena saat menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor di Bandar Lampung. Dalam insiden itu, pelaku disebut merebut senjata api milik korban ketika terjadi perlawanan, lalu menembakkannya hingga menyebabkan Bripka Arya tewas.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.