REQNews.com

Serangan Drone Dekati Fasilitas Nuklir UEA, Iran Tuding Israel

News

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01

Bendera Iran (Foto:Istimewa)Bendera Iran (Foto:Istimewa)

DUBAI, REQNews – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah kawasan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di Uni Emirat Arab menjadi sasaran serangan drone dalam dua hari terakhir.

Suasana siaga tinggi menyelimuti fasilitas energi strategis milik Uni Emirat Arab itu setelah sistem pertahanan udara negara tersebut mendeteksi sejumlah pesawat tanpa awak yang bergerak menuju area vital dan sipil.

Kementerian Pertahanan UEA mengungkapkan sedikitnya enam drone berhasil dicegat sepanjang 48 jam terakhir. Tiga di antaranya disebut berada di dekat kawasan PLTN Barakah.

"Kementerian Pertahanan mengumumkan, selama 48 jam terakhir, sistem pertahanan udara UEA mendeteksi dan mencegat enam UAV (kendaraan tak berawak) musuh yang berusaha menargetkan area sipil dan vital di negara ini," bunyi pernyataan Kemhan UEA di media sosial X, Selasa 19 Mei 2026.

Berdasarkan hasil pelacakan teknis, seluruh drone tersebut disebut berasal dari wilayah Irak. Dua drone berhasil dihancurkan sebelum mencapai sasaran, sementara satu lainnya dilaporkan menghantam generator listrik di luar perimeter dalam PLTN Barakah.

"Hasil pelacakan dan pemantauan teknis mengonfirmasi, tiga drone, dua di antaranya dinetralisir, sementara satu launnya menghantam generator listrik di luar perimeter dalam PLTN," demikian isi pernyataan tersebut.

Insiden terbaru ini bukan yang pertama. Sebelumnya pada Minggu, Kementerian Pertahanan UEA juga mengumumkan telah mencegat dua drone lain, sementara satu drone tambahan disebut menghantam generator listrik di sekitar fasilitas yang sama.

PLTN Barakah sendiri merupakan salah satu infrastruktur energi paling strategis di kawasan Teluk. Karena itu, setiap ancaman terhadap fasilitas tersebut langsung memicu kekhawatiran internasional terkait keamanan energi dan risiko eskalasi konflik regional.

Di tengah situasi yang memanas, Iran membantah terlibat dalam serangan drone tersebut. Teheran justru menuding Israel sebagai pihak yang berada di balik serangan.

"Serangan drone terhadap UEA ini dilakukan oleh Israel, dan Israel-lah yang berusaha memprovokasi UEA untuk memainkan peran yang negatif di Timur Tengah, ditujukan terhadap Iran dan negara-negara Muslim lainnya," kata seorang sumber pejabat Iran kepada Tasnim.

Tudingan itu semakin memperlihatkan rumitnya situasi geopolitik di kawasan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan sekutu-sekutu Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.