REQNews.com

Israel Bawa 430 Aktivis Sumud Flotilla ke Pelabuhan Usai Penangkapan

News

Wednesday, 20 May 2026 - 22:00

Bendera Israel (Foto:Istimewa)Bendera Israel (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Sebanyak 430 aktivis dari armada Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan ditahan Israel setelah misi mereka menuju Gaza dicegat di laut. Otoritas Israel menyebut para aktivis itu kini tengah dibawa ke wilayah Israel, sementara sebagian lainnya sudah tiba dan ditahan di Pelabuhan Ashdod, Rabu (20/5).

Armada GSF sendiri berangkat dari Turki pekan lalu sebagai upaya terbaru menembus blokade Israel terhadap Gaza. Sekitar 50 kapal diketahui bertolak dari wilayah barat daya Turki pada Kamis 14 Mei untuk membawa bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.

Kementerian Luar Negeri Israel menegaskan pihaknya menolak operasi yang dilakukan GSF. Israel menilai misi tersebut merupakan aksi yang "melayani gerakan Palestina Hamas".

"Ke-430 aktivis telah dipindahkan ke kapal-kapal Israel dan sedang menuju Israel, di mana mereka dapat bertemu dengan perwakilan konsuler mereka," kata juru bicara Kemlu Israel.

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia Adalah mengecam tindakan Israel. Mereka menyebut para peserta sipil dalam armada tersebut ditangkap secara paksa di perairan internasional.

"Setelah berlayar menuju Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan, para peserta warga sipil ini diculik secara paksa dari perairan internasional dan dibawa ke wilayah Israel, sepenuhnya bertentangan dengan keinginan mereka," demikian pernyataan Adalah.

"Tindakan ini merupakan perpanjangan langsung dari kebijakan Israel tentang hukuman kolektif dan kelaparan terhadap warga Palestina di Gaza," katanya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya juga mengecam armada tersebut dan menyebutnya sebagai "skema jahat yang dirancang untuk mematahkan blokade Israel terhadap teroris Hamas di Gaza."

Di tengah penangkapan itu, sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam armada GSF turut diamankan Israel. Pemerintah Indonesia mengecam tindakan tersebut dan mendesak agar seluruh WNI segera dibebaskan.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.