REQNews.com

Arab Saudi Desak Presiden Trump untuk Tidak Serang Iran Sampai Musim Haji Selesai

News

Friday, 22 May 2026 - 09:11

Foto: The IndependentFoto: The Independent

Riyadh, REQNews.com -- Arab Saudi dikabarkan mendesak Presiden AS Donald Trump untuk tidak menyerang Iran hingga musim haji tahun ini selesai.

New Arab memberitakan Riyadh khawatir konflik bersenjata dapat mendestabilisasi kawasan selama musim haji. Arab Saudi saat ini sedang menyambut 1,5 juta jamaah haji dari seluruh dunia.

Tidak hanya Arab Saudi, sejumlah negara Teluk dan sekutu regional AS juga mendesak Trump untuk menghindari kemungkinan memicu konflik dengan Iran selama periode musim haji.

Musim haji tahun ini akan dimulai 24 Mei dan berlangsung enam hari. Namun, penerbangan datang dan pergi seluruh jamaah akan memakan waktu berhari-hari.

Pejabat pemerintahan Trump dilaporkan mengadakan diskusi terpisah dengan pemimpin di Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab dalam beberapa hari terakhir.

Para pemimpin Teluk menggunakan percakapan itu untuk mendesak Washington agar menunda tindakan militer dan memungkinkan upaya diplomatik untuk terus berlanjut, di tengah kekhawatiran bahwa Iran dapat membalas dendam terhadap negara-negara Teluk tetangga jika AS melanjutkan serangan, lapor CNN, mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut.

Para pemimpin Teluk menunjukkan 'front persatuan' dalam mendesak pemerintahan Trump untuk menahan diri, dengan musim Haji menjadi bagian utama dari kekhawatiran tersebut, tambah sumber itu.

Beberapa media juga melaporkan Trump telah diperingatkan bahwa aksi militer selama Haji dapat memicu gangguan regional yang lebih luas, dengan para pejabat khawatir permusuhan yang kembali terjadi dapat menyebabkan sejumlah besar jamaah haji terlantar di seluruh Teluk.

Para pejabat Teluk juga memperingatkan bahwa melancarkan serangan selama periode suci menjelang Idul Adha dapat semakin merusak reputasi Washington di seluruh dunia Muslim.

AS sebelumnya melancarkan serangan terhadap Iran selama bulan suci Ramadhan, sementara para analis telah menyatakan kekhawatiran bahwa setiap eskalasi selama Haji akan menciptakan tantangan logistik dan keamanan yang besar bagi otoritas Saudi.

Para analis juga memperingatkan bahwa konflik yang kembali terjadi kemungkinan akan mengganggu pusat-pusat penerbangan regional utama, termasuk di Qatar dan UEA, serta rute yang menghubungkan Asia Selatan dan Timur, tempat banyak jamaah haji memulai perjalanan mereka.

Laporan-laporan tersebut muncul ketika Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Asim Munir diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Iran pada hari Kamis, sementara Islamabad melanjutkan upaya mediasi dan Teheran meninjau proposal baru AS yang bertujuan mengakhiri konflik.

Kunjungan yang diharapkan ini terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa negosiasi berada di 'garis batas' antara terobosan dan aksi militer yang diperbarui, meskipun upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk mengamankan penyelesaian.

Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April menghentikan konflik selama beberapa minggu yang dilancarkan awal tahun ini oleh AS dan Israel, meskipun negosiasi sejauh ini gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Redaktur : Teguh Setiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.