Jemaah Haji dari Jakarta yang Sempat Hilang Ditemukan Wafat
JAKARTA, REQnews - Jemaah haji asal Jakarta, Mohamad Firdaus (72), yang sebelumnya dilaporkan hilang di Makkah, Arab Saudi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah RI Moh Hasan Afandi dalam konferensi pers di Makkah, Jumat 22 Mei 2026.
"Bapak Firdaus telah ditemukan dalam keadaan wafat. Innalillahi wa innailaihi rojiun," kata Hasan.
Atas peristiwa tersebut, keluarga besar PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum. Hasan berharap almarhum mendapat rahmat dan ampunan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunannya kepada almarhum dan memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar dia.
Hasan juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut membantu selama proses pencarian, mulai dari keluarga almarhum, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, otoritas Arab Saudi, rumah sakit setempat, petugas haji, hingga masyarakat Indonesia yang ikut mendoakan.
"Kami juga berterima kasih pada warga Indonesia yang telah mendoakan selama proses pencarian," katanya.
Pemerintah memastikan hak ibadah almarhum tetap dipenuhi melalui pelaksanaan badal haji yang akan dilakukan oleh petugas haji.
"Badal haji dilakukan oleh petugas haji," katanya
Lebih lanjut, pemerintah mengingatkan seluruh jemaah agar saling memperhatikan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jika menemukan jemaah yang berjalan sendiri, terlihat kebingungan, atau kelelahan, terutama lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas, masyarakat diminta segera membantu dan mengarahkan kepada petugas.
"Antarkan ke petugas haji yang hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jemaah selama di Tanah Suci," ujar dia.
Sebelumnya, Firdaus dilaporkan meninggalkan penginapannya di Makkah sejak 15 Mei 2026 dan tidak kembali. Berdasarkan rekaman CCTV, ia terlihat keluar mengenakan kaus putih dan sarung hitam. Saat itu suasana hotel diduga cukup sepi karena sebagian besar jemaah tengah melaksanakan salat Jumat. Laporan kehilangan kemudian diterima Kementerian Haji dan Umrah RI melalui aplikasi Kawal Haji pada 16 Mei 2026.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
