REQNews.com

Mulut Berbusa dan Rumah Terkunci, Polisi Selidiki Kematian Misterius Pelajar di Cianjur

News

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00

Mayat (ilustrasi)Mayat (ilustrasi)

CIANJUR, REQNews  — Rumah itu terlihat sunyi sejak Sabtu malam. Tidak ada suara, tidak ada aktivitas, bahkan lampu rumah yang biasanya menyala tampak tak berubah hingga keesokan harinya. Kecurigaan warga perlahan muncul ketika seorang pelajar perempuan yang tinggal di rumah tersebut tak terlihat keluar seperti biasanya.

Kecurigaan itu akhirnya membawa warga pada penemuan memilukan. SK (16), seorang pelajar SMK di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Minggu 24 Mei 2026.

Yang membuat kasus ini semakin menyita perhatian adalah kondisi rumah korban yang ditemukan dalam keadaan terkunci rapat dari luar saat jasad pertama kali ditemukan.

Warga yang masuk ke rumah itu mendapati korban sudah dalam kondisi telungkup dan tidak bernyawa. Saat proses evakuasi dilakukan, ditemukan mulut korban mengeluarkan busa. Selain itu, dilaporkan pula adanya bercak darah di area vital korban.

Temuan tersebut membuat Satreskrim Polres Cianjur bersama Polsek Cikalongkulon bergerak melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Polisi kini mendalami berbagai kemungkinan, mulai dari dugaan korban meninggal akibat menenggak racun tikus hingga kemungkinan adanya tindak kekerasan oleh pihak lain.

Kepala Desa Ciramagirang, Sulaeman Effendi, mengatakan pihak desa langsung melapor kepada aparat kepolisian setelah warga menemukan jasad korban.

Menurut Sulaeman, selama ini korban tinggal bersama ayah tirinya yang berinisial O. Sementara ibu kandung korban diketahui bekerja sebagai pekerja migran di Arab Saudi.

Saat jasad korban ditemukan, ayah tirinya disebut tidak berada di rumah.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fazri Ameli Putra mengatakan pihaknya langsung membawa jasad korban ke RSUD Sayang Cianjur untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara ilmiah.

“Setelah menerima laporan, kami bersama polsek setempat langsung bergerak cepat membawa jenazah korban untuk dilakukan autopsi. Langkah medis ini wajib dilakukan guna mengetahui secara pasti dan ilmiah penyebab utama kematian korban,” katanya.

Hingga kini, polisi masih terus mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian tragis pelajar tersebut.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.