Kesal Diminta Belikan iPhone, Pria di Muara Enim Bunuh Mantan Pacar
MUARA ENIM, REQnews - Kasus pembunuhan terhadap APS (23) terungkap setelah jasad korban ditemukan mengambang di aliran Sungai Enim, kawasan Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, pada 27 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Sehari setelah penemuan mayat tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial MAP (33), yang diketahui merupakan mantan kekasih korban.
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, mengatakan sebelum jasad ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang oleh suaminya ke Polres Lahat karena tidak pulang selama lebih dari tiga hari.
"Dari hasil penyelidikan, laporan orang hilang tersebut mengarah kepada korban yang ditemukan di Sungai Enim. Dari situlah tim bergerak cepat mengumpulkan saksi dan barang bukti hingga akhirnya pelaku berhasil diungkap," kata Hendri, Jumat 29 Mei 2026.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pembunuhan terjadi saat korban dan pelaku menginap di sebuah hotel di Muara Enim pada 24-25 Mei 2026. Kasat Reskrim Polres Muara Enim, AKP M. Andrian, menjelaskan pertengkaran dipicu ketika korban meminta dibelikan telepon genggam baru merek iPhone. Permintaan itu ditolak pelaku yang merasa tersinggung karena korban telah menjadi istri orang lain.
"Pelaku sempat mengatakan kepada korban, kenapa tidak meminta dibelikan oleh suaminya," ujar Andrian.
Perdebatan tersebut kemudian memicu emosi pelaku. Dalam kondisi marah dan sakit hati, MAP mencekik leher korban sambil menindih tubuhnya selama sekitar 10 menit hingga korban meninggal dunia di lokasi.
"Karena emosi dan sakit hati, pelaku kemudian mencekik korban sambil menindih tubuh korban selama kurang lebih 10 menit hingga korban meninggal dunia di tempat," katanya.
Setelah memastikan korban tewas, pelaku sempat meninggalkan hotel dan pulang ke rumah. Namun pada 25 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB, ia kembali ke hotel dengan tujuan menghilangkan jejak kejahatan. Jasad korban kemudian dibungkus menggunakan sprei dan selimut hotel, dimasukkan ke dalam ember kamar mandi, lalu diangkut memakai mobil Honda Brio miliknya menuju kawasan Jembatan Enim III.
Sebelum membuang jasad korban, pelaku terlebih dahulu membeli satu botol Pertalite. Setibanya di lokasi, ia menumpuk kayu di atas tubuh korban yang masih terbungkus sprei dan selimut, kemudian membakarnya.
"Pelaku sebelumnya sempat membeli satu botol Pertalite lalu menumpuk kayu di atas tubuh korban yang dibungkus sprei dan selimut lalu membakarnya," kata Andrian.
Setelah tubuh korban hangus terbakar, pelaku membuang jasad tersebut ke sungai dari atas jembatan sebelum meninggalkan lokasi.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
