REQNews.com

Tepis Klaim Trump, Iran Tolak Mentah-mentah Ajakan Bertemu

News

Sabtu, 06 Juni 2026 - 23:30

Jelang Pelantikan Donald Trump, 5 Meme Coin Bertema Trump Diprediksi Naik.Jelang Pelantikan Donald Trump, 5 Meme Coin Bertema Trump Diprediksi Naik.

JAKARTA, REQnews - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memuncak menyusul mandeknya perundingan damai kedua negara. Kondisi ini diperparah oleh aksi militer AS yang mencegat rudal dan drone Iran di kawasan Teluk dan Selat Hormuz, yang sempat memicu alarm bahaya di Kuwait serta Bahrain. Sebagai respons, AS juga menggempur sejumlah titik di pesisir Iran. Pihak Teheran sendiri mengeklaim serangan mereka sebelumnya hanyalah peringatan terhadap keberadaan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut.

Di tengah situasi yang memanas ini, penasihat militer Iran, Mohsen Rezaei, menutup rapat peluang terjadinya pertemuan antara Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dan Presiden AS Donald Trump. Pernyataan tegas ini sekaligus mementahkan klaim Trump sebelumnya yang merasa memiliki hubungan baik dan menyebut pertemuan dengan Mojtaba sebagai sebuah kehormatan.

"Ini tidak akan terjadi. Saat ini kami masih berada pada tahap pertama negosiasi dan Tuan Trump telah membawa negosiasi ke jalan buntu. Ini tidak akan terjadi," kata Rezaei dalam pernyataannya, Sabtu 6 Juni 2026.

Rezaei bahkan memperingatkan bahwa Iran siap memperluas jangkauan konflik hingga ke luar Teluk Persia mulai dari Samudra Hindia, Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, hingga Laut Mediterania jika Washington memilih untuk melanjutkan konfrontasi.

Sementara itu, seorang pejabat tinggi Iran membeberkan bahwa nasib kesepakatan damai kini sepenuhnya berada di tangan pemerintahan Trump. Iran mendesak pencairan aset mereka senilai US$24 miliar yang saat ini dibekukan oleh AS. 

Jika negosiasi ini terus menemui jalan buntu, ia memperingatkan risiko pecahnya perang yang jauh lebih besar. Di saat yang sama, rembetan konflik di Timur Tengah juga terus memakan korban, di mana serangan Israel ke Lebanon dilaporkan telah menewaskan lebih dari 20 orang pada Jumat 5 Juni 2026.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.