REQNews.com

Viral Oknum ASN di Jambi Pamer Gaji ke-13 Minta Maaf, Sebut Hanya Menghibur

News

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:00

Tampang 4 ASN yang Viral Pamer Gaji ke-13. (Foto: Twitter)Tampang 4 ASN yang Viral Pamer Gaji ke-13. (Foto: Twitter)

JAMBI, REQnews - Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang sempat menjadi sorotan karena mengunggah video parodi tentang gaji ke-13 akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas konten yang viral di media sosial tersebut.

Video itu menampilkan empat pegawai pemerintah yang terdiri dari tiga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan satu Pegawai Negeri Sipil (PNS). Salah satu ASN berinisial N, yang membuat sekaligus mengunggah video tersebut, memberikan penjelasan terkait maksud di balik konten yang menuai polemik.

Menurut N, video tersebut dibuat semata-mata untuk hiburan dan tidak memiliki tujuan lain. Ia mengatakan dirinya bersama rekan-rekannya hanya mengikuti tren parodi mengenai pencairan gaji ke-13 yang saat itu tengah ramai beredar di berbagai platform media sosial.

Saat proses pembuatan video berlangsung, mereka sedang dalam perjalanan membeli makan siang melalui layanan drive thru. N menegaskan konten tersebut tidak dimaksudkan untuk menyombongkan pendapatan ataupun menyinggung pihak tertentu.

Ia juga menjelaskan bahwa ketika video direkam, anggaran gaji ke-13 bagi ASN belum dicairkan oleh pemerintah. Dengan demikian, isi video tersebut murni merupakan bentuk parodi yang mengikuti tren yang sedang populer.

"Video itu dibuat karena mengikuti tren parodi gaji ke-13 yang sedang viral," ujar N saat dikonfirmasi, Jumat 12 Juni 2026.

Meski demikian, konten tersebut memicu beragam respons dari masyarakat hingga akhirnya menjadi viral dan mengundang perhatian publik. Karena itu, keempat ASN yang terlibat memilih menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.