AS dan Iran Sepakat Akhiri Konflik, Perjanjian Damai Dijadwalkan Ditandatangani di Swiss
ISLAMABAD, REQNews — Ketegangan panjang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memasuki babak baru. Setelah melalui serangkaian negosiasi yang berlangsung intensif, kedua negara dikabarkan telah mencapai kesepakatan damai yang akan mengakhiri konflik militer di berbagai wilayah.
Kabar tersebut diumumkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui pernyataannya di platform X. Ia menyebut kesepakatan itu menjadi langkah penting menuju penghentian konflik secara permanen.
"Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Damai antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran telah TERCAPAI," kata Sharif, Senin 15 Juni 2026.
Menurut Sharif, kedua negara telah sepakat untuk menghentikan seluruh operasi militer secara langsung dan permanen, termasuk operasi yang berlangsung di wilayah Lebanon.
"Kedua pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, proses penandatanganan resmi direncanakan berlangsung di Swiss pada Kamis 19 Juni 2026.
Sharif juga menyampaikan apresiasi kepada Washington dan Teheran karena memilih jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik. Selain itu, ia memberikan penghargaan khusus kepada Qatar yang berperan dalam proses mediasi.
"Kami juga ingin menyampaikan apresiasi tulus kami kepada saudara-saudara kami dalam upaya mediasi ini, kepemimpinan hebat Negara Qatar, atas dukungan mereka dalam mencapai kesepakatan ini," katanya.
Tak hanya Qatar, Sharif turut menyoroti peran Arab Saudi dan Turki yang disebut memberikan kontribusi penting selama proses perundingan.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada kepemimpinan visioner Kerajaan Arab Saudi dan Republik Turki atas kontribusi besar mereka dalam hal ini," ucapnya.
Menurut Sharif, para pihak yang menjadi mediator masih akan melanjutkan sejumlah pertemuan pada pekan ini. Agenda tersebut dilakukan untuk mempersiapkan pembahasan teknis serta langkah implementasi dari perjanjian damai yang telah disepakati.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran telah rampung. Melalui unggahannya di akun Truth Social, Trump menyampaikan pesan singkat terkait perkembangan tersebut.
"Selamat kepada semua!" tulis Trump.
Trump juga mengumumkan langkah lanjutan berupa pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz tanpa pungutan biaya serta penghentian blokade oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
"Saya sekarang sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, secara bersamaan, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!" ujar Trump.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
