REQNews.com

Netanyahu Soroti Kesepakatan Iran, Israel Disebut Akan Ambil Jarak dari AS

News

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:00

Perdana Menteri Israel Benjamin NetanyahuPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

JAKARTA, REQnews - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan keinginannya untuk memperkuat kemandirian militer negaranya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan untuk melanjutkan perundingan di Swiss, dengan tujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari. Selama ini, Israel diketahui mendorong agar AS mengambil langkah militer lebih tegas terhadap Iran, yang oleh Tel Aviv dianggap sebagai ancaman utama.

Di hadapan para perwira cadangan yang tengah menjalani pelatihan di Tepi Barat yang diduduki Israel, Netanyahu menyampaikan sikapnya melalui pernyataan yang dirilis kantornya pada Selasa 23 Juni 2026.

"Saya sangat menghargai dukungan yang kami terima dari sahabat-sahabat kami di Amerika, tetapi kita harus melepaskan diri dari ketergantungan dan membangun jaringan persenjataan yang mandiri," kata Netanyahu.

Pernyataan tersebut disebut disampaikan pada 18 Juni, hanya sehari setelah tercapainya kesepakatan awal antara AS dan Iran di Swiss untuk meredakan konflik. Kesepakatan itu sendiri mendapat penolakan keras dari Israel yang selama ini menilai Iran sebagai ancaman besar bagi keamanan nasionalnya.

Netanyahu juga kembali menekankan bahwa Israel perlu membangun sistem persenjataan yang sepenuhnya mandiri. Ia bahkan menyebut negara itu harus mampu memproduksi senjatanya sendiri.

"Hari ini saya katakan: kita membutuhkan jaringan persenjataan yang benar-benar mandiri. Kita harus memproduksi senjata kita sendiri," ujarnya seperti dikutip AFP.

Sikap serupa bukan hal baru. Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Netanyahu telah menyuarakan keinginannya untuk mengurangi ketergantungan Israel pada dukungan militer Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan The Economist pada Januari, ia menargetkan pengurangan ketergantungan tersebut dalam kurun waktu satu dekade. Sementara dalam wawancara bersama CBS pada Mei lalu, ia bahkan menyatakan keinginan agar ketergantungan Israel terhadap bantuan AS bisa turun hingga “nol”.

Meski Amerika Serikat selama ini menjadi sekutu utama Israel, hubungan kedua negara kerap mengalami ketegangan, terutama terkait kebijakan dan operasi militer Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.