REQNews.com

Polisi Israel Amankan Pria AS yang Diduga Bekerja untuk Intelijen Iran

News

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:00

penangkapanpenangkapan

TEL AVIV, REQNews – Di tengah hubungan yang masih diwarnai ketegangan dengan Iran, aparat keamanan Israel kembali mengungkap dugaan aktivitas spionase yang melibatkan warga asing. Kali ini, seorang warga negara Amerika Serikat (AS) ditangkap setelah diduga bekerja untuk kepentingan intelijen Iran.

Penangkapan tersebut menambah daftar kasus dugaan mata-mata yang disebut meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring memanasnya rivalitas antara Israel dan Iran.

Mengutip laporan The Jerusalem Post berdasarkan keterangan kepolisian Israel, pria berusia 20 tahun itu diduga menjalankan sejumlah misi yang berkaitan dengan pengumpulan informasi sensitif di wilayah Israel.

Dalam penyelidikan, aparat menuduh pria tersebut mengambil foto dan merekam video sejumlah lokasi yang dianggap strategis. Ia juga diduga menjalin komunikasi dengan agen intelijen yang memiliki keterkaitan dengan Iran.

Sebagai imbalan atas setiap tugas yang dijalankan, pria itu disebut menerima bayaran mulai dari puluhan hingga ratusan dolar Amerika Serikat.

Polisi Distrik Yerusalem diketahui telah menangkap pria tersebut pada 9 Juni 2026. Namun, identitasnya belum dipublikasikan kepada masyarakat.

Perkembangan terbaru menunjukkan proses hukum terhadap tersangka mulai memasuki tahap berikutnya. Jaksa setempat telah membuka perkara tersebut, yang menjadi sinyal bahwa dakwaan resmi akan segera diajukan dalam beberapa hari ke depan.

Hingga Rabu 1 Juli 2026, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan pernyataan ataupun tanggapan resmi terkait penangkapan salah satu warganya tersebut.

Kasus ini menjadi bagian dari rangkaian dugaan operasi intelijen yang belakangan terus mencuat di Israel, di tengah meningkatnya persaingan keamanan dan politik dengan Iran.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.