REQNews.com

Terkait Kasus Klinik Kecantikan Ilegal, Polisi Periksa Ivan Gunawan 

News

Friday, 06 December 2019 - 23:00

 Ivan Gunawan (Foto:Istimewa) Ivan Gunawan (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews– Aktor Ivan Gunawan (37) mendapat panggilan polisi kasus salon kecantikan ilegal. Pria yang sering disapa Igun itu diperiksa sebagai saksi karena pernah menggunakan jasa klinik yang dimaksud.

Klinik kecantikan itu bernama Nana Eyebrow Beauty Indonesia. Salon itu merupakan salah satu bisnis milik kakak beradik asal Tiongkok, DN dan DS. Mereka membuka klinik kecantikan tanpa izin dan aparat Polres Metro Jakarta Utara berhasil meringkus kasus tersebut.

Sebagai konsumen yang pernah menggunakan jasa klinik kecantikan ilegal itu, Igun mendapat panggilan polisi. Sahabat Rossa itu mengaku dengan menjadi saksi dalam kasus ini, ia dapat memberikan warning kepada publik. 

“Ssaya mendapat kesempatan untuk memberikan kesaksian, saya merasa bersyukur sebagai public figure bisa lebih memberikan warning atau kehati-hatian buat teman-teman di luar sana untuk melakukan sebuah tindakan kecantikan apapun,” kata Ivan Gunawan, Jumat, 6 Desember 2019.

Ivan mengakulupa ada berapa pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya. Namun dia memberikan bocoran bahwa pertanyaan yang diajukan.

"Saya ke sana kapan, dilakukan tindakan apa saja. Saya bayar atau tidak. Ada keluhan atau tidak. Yah sesuai prosedur yang diperlukan dari kepolisian," sambungnya lagi.

Sebelum mendapat panggilan polisi sebagai saksi, Igun merasa percaya saja dengan salon kecantikan yang pernah ia datangi. Namun, kali ini dirinya mengaku mendapat pelajaran dari kasus tersebut. Pemilik nama lengkap Ivan Gunawan Putra itu lebih berhati-hati menggunakan jasa salon kecantikan.

“Jadi semenjak ini saya kalau mau dateng ke klinik kecantikan saya harus cek dulu surat izinnya ada nggak, dokternya oke gak dia punya jam terbang seperti apa, karena menurut saya itu jadi satu pembelajaran,” lanjutnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.