REQNews.com

Sederet Kontroversi dan Skandal Iwan Bule Sebelum Pensiun dari Polri

Profil

Rabu, 01 April 2020 - 09:01

Komjen (Purn) Mochamad Iriawan alias Iwan BuleKomjen (Purn) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule

JAKARTA, REQnews - Komjen Mochamad Iriawan, yang akrab disapa Iwan Bule telah memutuskan pensiun dari Polri, institusi yang membesarkan namanya, pada Selasa 31 Maret 2020.

Setelah mengumumkan pensiun, Iwan yang kini menjabat Ketum PSSI meminta maaf jika ada kekurangan dan kesalahan yang pernah ia lakukan selama mengabdi di Polri.

"Dalam kedinasan tidak luput dari kekurangan, kekhilafan, dan kesalahan baik dalam hubungan organisasi maupun dalam pergaulan sehari hari, untuk itu dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf yang sebesar besarnya," kata Iwan dalam keterangan resminya.

Namun, sebagai seorang perwira tinggi yang aktif di berbagai organisasi serta hiruk-pikuk perpolitikan Tanah Air, eks Kapolda Metro Jaya ini tak luput dari berbagai dugaan skandal dan kontroversi, seperti yang telah dirangkum REQnews berikut ini:

1. Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang dan disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu. Nama Iwan Bule ikut dihubung-hubungkan, karena ia menjabat Kapolda Metro Jaya saat peristiwa itu terjadi. Bahkan Iwan dalam kapasitasnya sebagai eks Kapolda Metro sempat diperiksa oleh Polri mengenai penyiraman air keras itu pada Juli 2019 lalu. Meski tak terbukti terlibat, Iwan diketahui membentuk tim khusus membongkar kasus tersebut.

2. Nego Kartel untuk Dapatkan Posisi Ketum PSSI

Iwan Bule sempat dituduh telah bernegosiasi dengan kartel untuk memenangkan dirinya dalam perebutan kursi Ketua Umum PSSI. Tuduhan ini datang dari salah satu calon Ketum PSSI, Vijaya Fitriyasa yang kemudian dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Namun, hingga kini tuduhan Vijaya itu tak pernah terbukti.

3. Jadi Pj Gubernur Jawa Barat

Pada Juni 2018 lalu, Iwan Bule dilantik sebagai Pj Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan yang habis masa jabatannya. Namun, pelantikan Iwan ini menjadi kontroversi, terutama Indonesia Police Watch (IPW) yang meminta pemerintah tidak menyeret Polri ke dalam urusan politik. IPW menyebut, harusnya Polri menunjukkan profesionalisme dan independensi ke masyarakat. Sementara pemerintah menegaskan, penunjukan itu tak melanggar aturan apapun.

4. Jerry Lo, Antasari Azhar dan Pembunuhan Zulkarnaen

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) pernah menyoroti tajam kedatangan Iwan Bule ke rumah pengusaha Jerry Lo. Alasannya, Jerry Lo adalah eksekutor utama pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, yang kemudian menjerat eks Ketua KPK Antasari Azhar. Saat kasus itu bergulir, Iwan Bule masih berposisi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, yang bertanggung jawab dalam penyidikan kasus pembunuhan Nasrudin.

 

 

 

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.