REQNews.com

Abdul Hakim Garuda Nusantara, Sang Pejuang Hak Asasi Manusia Sampai Akhir Hayat

Profil

Saturday, 13 November 2021 - 03:06

Abdul Hakim Garuda Nusantara (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Abdul Hakim Garuda Nusantara, SH, LLM adalah seorang pengacara dan pejuang hak asasi manusia di Indonesia. Dari bangku kuliah, ia telah mengabdikan diri menjadi relawan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Kasus-kasus besar pernah ia tangani, termasuk kasus Tanjungpriok pada tahun 1985 dan Peristiwa 27 Juli 1996.

Pria kelahiran kota Pekalongan pada tanggal 12 Desember 1954 ini pada tahun 1978 meneruskan studinya dengan masuk ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan aktif di LBH Jakarta.

Pada tahun 1978, Hakim lulus dari Fakultas Hukum UI. Dia kemudian melanjutkan studinya dengan mengambil spesialisasi hukum perdata internasional di University of Washington, AS. Sepulangnya di tanah air, Hakim kembali ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, tempatnya dulu bekerja dan mengabdi di sana hingga dia diangkat menjadi Direktur LBH Jakarta.

Hampir selama 20 tahun Hakim berkarya di bidang advokasi dan hak asasi manusia. Selain menjadi ketua YLBHI, dia pernah menjabat sebagai Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) selama dua kali periode jabatan.

Mantan ketua pengarah Internasional NGO Forum on Indonesia Development ini pernah pula menjadi dosen luar biasa bidang hukum ekonomi di Fakultas Ekonomi UI.

Pada tahun 2001, oleh PP Muhammadiyah, Hakim dicalonkan untuk menjadi anggota Komnas HAM. Awalnya Hakim merasa keberatan atas pencalonan ini karena kesibukan yang telah dia jalani,namun setelah dirinya diyakinkan bahwa kegiatan di Komnas tidak memberatkan akhirnya Hakim pun luluh. Pada pemilihan Ketua Komnas HAM bulan September 2002, Abdul Hakim terpilih sebagai ketua periode tahun 2002 hingga 2006 menggantikan Djoko Soegianto. Dia meraih 12 suara dari 23 anggota Komnas HAM.

Abdul Hakim Garuda Nusantara juga ikut mendirikan dan menjadi Ketua Yayasan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam).

Abdul Hakim juga mengabdikan diri sebagai Wakil Ketua Tim Penyusunan Rancangan Undang-Undang Pengadilan HAM, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (1999), Wakil Ketua Tim RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, dan Anggota Tim Revisi RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya, Departemen Pertahanan (2000). Pada Jumat, 4 Mei 2018 Abdul Hakim Garuda Nusantara tutup usia.

 

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.