REQNews.com

19 Oktober 1987 Hari Kelam 'Tragedi Bintaro' yang Menyita Perhatian Dunia

Profil

Wednesday, 19 October 2022 - 09:40

Tragedi Bintaro (Foto:Istimewa)Tragedi Bintaro (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Bagi keluarga yang mengalami dan ditinggalkan akibat terjadinya 'tragedi Binatro' hari ini 19 Oktober pastilah menjadi pengingat untuk kita selalu waspada.

19 Oktober 87 menjadi hari mencekam dengan terjadinya tragedi Bintaro yang merupakan musibah terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia. Bahkan peristiwa ini juga menyita perhatian publik dunia.

Peristiwa kecelakaan tragis terjadi pada 19 Oktober 1987 yang melibatkan dua buah kereta api di daerah Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan yang dikenal sebagai musibah terburuk dalam sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Berdasarkan keterangan resmi dari Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA), lokasi kecelakaan berada pada km 17+252 lintas Angke–Tanahabang–Rangkasbitung–Merak.

Lokasi tersebut berada pada tikungan S yang pada masa itu masih didominasi perkebunan dan semak belukar yang luas, sebelum adanya Jalan Tol Jakarta–Serpong di barat yang dibangun tahun 2000-an. Lokasi ini juga terletak sekitar 1,5 km di sebelah barat daya TPU Tanah Kusir.

Dalam kecelakaan ini, rangkaian kereta api Patas Merak jurusan Tanah Abang–Merak yang berangkat dari Stasiun Kebayoran (KA 220) bertabrakan dengan kereta api Lokal Rangkas jurusan Rangkasbitung–Jakarta Kota (KA 225) yang berangkat dari Stasiun Sudimara.

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu kecelakaan paling buruk dalam sejarah transportasi di Indonesia dengan  jumlah korban hingga ratusan, 139 tewas dan 254 orang lainnya luka berat.

Proses evakuasi penumpang kereta api menjadi tantangan mengingat kerasnya tabrakan head-to-head.

Penyelidikan setelah kejadian menunjukkan adanya kelalaian petugas Stasiun Sudimara yang memberikan sinyal aman bagi kereta api dari arah Rangkasbitung, padahal tidak ada pernyataan aman dari Stasiun Kebayoran. Hal ini dilakukan karena tidak ada jalur yang kosong di Stasiun Sudimara.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.