REQNews.com

Dalang Kasus Kematianya Tak Pernah Terungkap, Munir Terus Abadi Hingga Kini

Profil

Kamis, 08 Desember 2022 - 12:32

Munir Aktivis HAMMunir Aktivis HAM

JAKARTA, REQNews - Munir Said Thalib, S.H. dikenal dengan nama Munir, merupakan sosok aktivis HAM yang tak pernah takut dan selalu bersuara lantang.

Munir merupakan salah satu pendiri lembaga swadaya masyarakat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Imparsial.

Pria kelahiran 8 Desember 1965 ini tewas diracun pada 7 September 2004 pada saat menumpangi Garuda Indonesia Penerbangan 974 dari Jakarta menuju Amsterdam pada bulan September 2004, ia dibunuh dengan cara diracuni menggunakan arsen.

Meski aktor besar kasus pembunuhannya tak pernah terungkap, namanya hingga kini terus dikenang dan menjadi inspirasi banyak orang dalam penegakan HAM.

Ia merupakan pemenang Right Livelihood Award pada tahun 2000 bersama tiga orang lainnya.

Dikutip dari wikipedia, Munir lahir di Batu, Kabupaten Malang. Ia merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara dari Said Thalib dan Jamilah. Ia memiliki garis keturunan Arab Hadhrami dan Jawa.

Munir mengambil studi ilmu hukum di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya di Malang. Di bangku kuliah, ia aktif di Asosiasi Mahasiswa Hukum Indonesia, Forum Studi Mahasiswa untuk Pengembangan Berpikir, serta Himpunan Mahasiswa Islam; selain menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum. Ia lulus pada tahun 1989.

Selepas dari bangku kuliah, Munir memulai kariernya sebagai relawan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) cabang Surabaya selama dua tahun, sebelum pindah kembali ke Malang sebagai kepala pos LBH Surabaya di kota tersebut dan menjadi Wakil Ketua bidang Operasional YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia).

Munir terlibat dalam menangani dan mengadvokasi beberapa kasus pelanggaran HAM di Indonesia pada masa Orde Baru. Ia tercatat pernah menjadi penasihat hukum untuk keluarga tiga orang petani yang dibunuh oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) di proyek Waduk Nipah di Banyuates, Sampang dan keluarga korban penembakan di Lantek Barat, Galis, Bangkalan

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.