REQNews.com

Usai Menembak, Mark David Chapman Santai Membaca Novel Menunggu Ditangkap Polisi

Profil

Thursday, 08 December 2022 - 16:00

Mark David Chapman  pembunuh  John LennonMark David Chapman pembunuh John Lennon

JAKARTA, REQNews - Mark David Chapman lahir 10 Mei 1955, pria Amerika itu membunuh John Lennon di New York City pada tanggal 8 Desember 1980.

Saat itu, Lennon berjalan ke gapura gedung apartemennya di The Dakota, Chapman menembak Lennon dari beberapa sudut. Dia menembak dengan pistol Charter Arms Undercover .38 Special, lalu Lennon dipukul empat kali dari belakang.

Usai melakukan pembunuhan, Chapman tetap di tempat kejadian sambil membaca novel J. D. Salinger The Catcher in the Rye sampai dia ditangkap oleh polisi. Dia berencana mengutip novel itu sebagai manifestonya.

Dibesarkan di Decatur, Georgia, Chapman pernah menjadi penggemar The Beatles, tetapi marah dengan gaya hidup dan pernyataan publik Lennon, seperti pernyataannya tentang band yang "lebih populer daripada Yesus" dan lirik lagu-lagunya selanjutnya "God" dan "Membayangkan".

Chapman juga mempertimbangkan untuk membunuh figur publik lainnya, termasuk Johnny Carson, Paul McCartney, Ronald Reagan dan Elizabeth Taylor.

Dia tidak memiliki keyakinan kriminal sebelumnya dan baru saja mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai satpam di Hawaii.

Setelah pembunuhan itu, tim hukum Chapman bermaksud mengajukan pembelaan atas kegilaan berdasarkan kesaksian ahli kesehatan mental yang mengatakan bahwa dia berada dalam keadaan psikotik delusi.

Dia lebih kooperatif dengan jaksa penuntut, yang berpendapat bahwa gejalanya tidak sesuai dengan diagnosis skizofrenia. Saat persidangan semakin dekat, dia menginstruksikan pengacaranya bahwa dia ingin mengaku bersalah berdasarkan apa yang telah dia putuskan sebagai kehendak Tuhan.

Hakim mengabulkan permintaan Chapman dan menganggap dia kompeten untuk diadili. Dia dijatuhi hukuman penjara 20 tahun hingga seumur hidup dengan ketentuan bahwa perawatan kesehatan mental akan diberikan.

Chapman menolak permintaan wawancara pers selama enam tahun pertamanya di penjara; dia kemudian berkata bahwa dia menyesali pembunuhan itu dan tidak ingin memberi kesan bahwa dia membunuh Lennon untuk ketenaran.

Dia akhirnya memberikan rekaman wawancara kepada jurnalis Jack Jones, yang menggunakannya untuk menulis buku investigasi Let Me Take You Down: Inside the Mind of Mark David Chapman pada tahun 1992.

Pada tahun 2000, Chapman memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat, yang sejak itu telah ditolak sebanyak 12 kali.

Hidupnya didramatisasi dalam film The Killing of John Lennon (2006) dan Chapter 27 (2007).

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.