Disebut Bakal Jadi Menteri, Ini Profil Budiman Sudjatmiko yang Dipanggil Jokowi Secara Khusus di Istana
JAKARTA, REQnews - Nama Budiman Sudjatmiko mendadak jadi pembicaraan publik, setelah politisi PDIP itu dipanggil secara khusus oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa 17 Januari 2023.
Meski membantah pertemuannya dengan Jokowi membahas soal reshuffle kabinet, namun banyak pihak memprediksi Budiman bakal dapat jabatan menteri.
Apalagi, isu reshuffle kian menguat. Menteri-menteri dari NasDem kabarnya bakal ditendang dari Istana. Tentu peluang Budiman juga akan semakin besar untuk mengisi kabinet.
Profil Budiman Sudjatmiko
Lahir Cilacap, 10 Maret 1970, Budiman adalah seorang politisi dan aktivis terkenal vokal pada masa pemerintahan Orde Baru.
Nama Budiman melambung setelah ia mendirikan Partai Rakyat Demokrasi (PRD). Bukunya yang legendaris, yakni 'Anak-anak Revolusi' menjadi salah satu rujukan wajib para aktivis penentang pemerintahan Soeharto pada masanya.
Budiman juga merupakan sosok kunci lahirnya Undang-undang Desa dan gerakan Inovator 4.0 Indonesia.
Pada masa Orde Baru, ia sempat menjadi orang yang dikambinghitamkan rezim Soeharto dalam Kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kudatuli dalam penyerbuan kantor PDIP.
Karena peristiwa itu, Budiman dihukum penjara selama 13 tahun setelah dituduh sebagai dalang Kudatuli.
Sebagai aktivis, Budiman berstatus drop out kala berkuliah di Universitas Gadjah Mada. Ia baru kembali melanjutkan pendidikannya selepas keluar dari penjara ke Ilmu Politik di Universitas London dan Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.
Tahun 2004, ia bergabung bersama PDIP. Setelah itu sejak 2009 hingga 2019, Budiman menjabat sebagai anggota DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil Jawa Tengah
Ia duduk di Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria, dan juga merupakan Wakil Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-undang Desa.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.