Lagi Disorot! Diduga Punya Harta Melimpah Seperti Rafael Alun, Ini Profil Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono
JAKARTA, REQnews - Warganet kini tengah ramai memperbincangkan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono usai video yang menampilkan aset miliknya viral di media sosial.
Aset yang viral itu yakni sebuah rumah mewah bak istana yang diduga berada di kawasan Legenda Wisata Cibubur.
Akun yang sama juga membagikan postingan lain yang menarasikan anak dan istri Andhi Pramono dengan outfit mahal.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut profil Andhi Pramono.
Pria asal Salatiga, Jawa Tengah ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), mengambil jurusan Bea Cukai pada 1997.
Andhi juga pernah mengemban beberapa jabatan penting sebelum menjadi Kepala Bea Cukai Makassar. Hal ini nampak dalam laporan LHKPN yang disampaikannya kepada KPK.
Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil DJBC Jakarta, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur, dan kepala Seksi Penindakan di Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau.
Selain itu juga pernah menjadi kepala seksi pabean dan cukai V, kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe madya pabean B Palembang.
Andhi tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 13,75 miliar sebagaimana Laporan LHKPN terakhirnya yang dilaporkan pada 16 Februari 2022 untuk periodik 2021.
Dirinya juga tercatat memiliki 13 alat transportasi dan mesin berupa 9 unit mobil dan 4 unit motor dengan total nilai mencapai Rp 1,84 miliar.
Sedangkan untuk kendaraan yang dimilikinya berupa mobil Mini Moris Sedan, Fiat Sedan, Toyota Corolla, Honda Brio, Ford Sedan, Chevrolet Sedan, Austin Sedan, dan Toyota Jeep. Sedangkan untuk motor dirinya tercatat memiliki Honda Sepeda Motor, Honda Beat, dan 2 Piagio Vespa
Kemudian Andhi Pramono juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 706,5 juta, surat berharga senilai Rp 2,99 miliar, hingga kas dan setara kas 1,21 miliar.
Sementara itu ia juga tercatat tidak memiliki hutang dalam bentuk apapun.
Didapati bahwa sebagian besar harta kekayaannya ini berupa tanah dan bangunan. Dirinya tercatat memiliki 15 aset tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp 6,98 miliar.
Adapun aset berupa tanah dan bangunan miliknya ini tersebar di Kab./Kota Salatiga, dan Kab./Kota Karimun, Kab./Kota Batam, Kab./Kota Bekasi, Kab./Kota Jakarta Pusat, Kab./Kota Bogor, Kab./Kota Banyuasin, dan Kab./Kota Cianjur.
Redaktur : Tia Heriskha
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.