Dikira TKW Koper Diacak-acak Petugas Bea Cukai, Ini Profil Alissa Wahid Putri Gusdur
JAKARTA, REQNews - Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid alias Alissa Wahid baru-baru ini menjadi sorotan usai mengaku mendapat intimidasi oleh oknum petugas Bea Cukai di Bandara.
Putri pertama presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid mengungkap pengalamannya yang pernah mendapat intimidasi oleh oknum petugas Bea Cukai di Bandara di media sosialnya.
Dalam cuitan di akun Twitter milknya @Alissawahid, Alissa Wahid mengatakan, ketika itu ia dikira seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang baru pulang dari Taiwan.
Alissa sempat mendapat berbagai pertanyaan sampai kopernya diacak-acak oleh oknum petugas Bea Cukai tersebut.
Pengalaman tak mengenakkan itu diceritakan Alissa Wahid saat menanggapi perlakuan buruk yang kerap didapat TKW oleh oknum petugas bandara.
Berikut ini berbagai ativitas yang dilakukan Alissa Qotrunnada Wahid. Putri Gusdur ini dikenal secara luas oleh masyrakat karena perannya dalam sektor sosial yakni multikulturalisme, demokrasi, gerakan muslim moderat dan Hak Asasi Manusia (HAM).
Alissa Wahid juga sebelumnya merupakan Direktur Nasional GusDurian Network Indonesia (GNI).
Ia juga bergabung dalam organisasi dan yayasan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dengan menjabat sebagai Sekretaris Umum Lembaga Kemaslahatan Keluarga.
Alissa Wahid sangat peduli terhadap isu sosial. Ia merupakan orang yang vokal terhadap kasus warga Rembang terkait dengan pembangunan pabrik semen di Rembang oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Ia mendesak pembangunan pabrik semen di Rembang untuk dihentikan.
Tak hanya itu saja, di tahun 2019 lalu Alissa Wahid ditunjuk sebagai Duta Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
Saat ini, Alissa Wahid resmi ditunjuk sebagai Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 27 Mei 2021.
Ia terpilih sebagai komisaris independen karena sering menyuarakan isu sosial, demokrasi dan agama yang sejalan dengan kultur Unilever.
Alissa Wahid merupakan lulusan sarjana dan magister profesi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan mengambil fokus psikologi keluarga, anak dan wanita.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.