REQNews.com

Profil PT Jhonlin Group, Perusahaan yang Viral Diduga Terobos Tanah Adat hingga Konflik dengan Warga Kampung Nakias Papua

Profil

Senin, 12 Januari 2026 - 15:30

Jhonlin GroupJhonlin Group

JAKARTA, REQnews - Publik dihebohkan dengan viralnya sebuah video tentang sejumlah karyawan perusahaan PT Jhonlin Group yang bersitegang dengan warga adat Kampung Nakias, Distrik Ngguti, Papua.

Diduga, konflik tersebut dipicu karyawan PT Jhonlin Group yang telah menerobos palang tanah adat Kampung Nakias.

Kasus ini diketahui dari unggahan akun Twitter @sammisoh pada 10 Januari 2026 lalu. Dalam unggahannya, terlihat video berdurasi 1 menit 37 detik yang menunjukkan perdebatan hingga cekcok antara warga dan karyawan PT Jhonlin Group.

"Masyarakat adat menanyakan ke karyawan PT Jhonlin, atas perintah siapa penyerobotan namun mereka tidak jawab," tulisnya, dikutip Senin, 12 Januari 2026.

Lantas apa sebenarnya PT Jhonlin Group dan bagaimana rekam jejaknya? Berikut ulasan profilnya!

Diketahui PT Jhonlin Group adalah perusahaan jasa pertambangan yang telah berdiri sejak tahun 2011.

Jhonlin Group dimiliki oleh H. Andi Syamsuddin Arsyad, yang lebih dikenal sebagai Haji Isam, seorang pengusaha sukses dari Kalimantan Selatan yang merintis bisnis dari sektor batu bara hingga merambah ke berbagai bidang lain seperti agrobisnis, transportasi, dan energi terbarukan, dengan anak-anaknya juga terlibat dalam manajemen perusahaan.

PT Jhonlin Group tersebut sudah bergerak di banyak bidang, mulai dari jasa pertambangan, agro bisnis, dan industri mineral. Karyawannya sudah mencapai lebih dari 10 ribu dengan 80 persen diantaranya adalah putra daerah.

PT Jhonlin Group diketahui menjadi induk usaha yang memiliki kendali atas tata kelola semua anak perusahaannya.

Adapun berbagai anak perusahaan dari PT Jhonlin Group diantaranya:

- PT Jhonli Baratama
- PT Jhonlin Agro Raya Tbk. JARR
- PT Eshan Agro Sentoso
- PT Jhonlin Agro Mandiri
- PT Jhonlin Marine Trans
- PT Jhonlin Air Transport
- PT Prima Alam Gemilang, dan
- PT Jhonlin Batu Mandiri.
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.