REQNews.com

4 Hukuman Kejam Zaman Kuno bagi Para Pembangkang Aturan Negara

The Other Side

Senin, 06 April 2020 - 21:01

Ilustrasi/4 Hukuman di Zaman Kuno bagi Para Pembangkang Aturan NegaraIlustrasi/4 Hukuman di Zaman Kuno bagi Para Pembangkang Aturan Negara

JAKARTA, REQnews - Beruntunglah kamu hidup di era saat ini, saat hukum sudah mengalami kemajuan dan tertata rapi beserta seluruh mekanismenya di masing-masing negara. Bayangkan saat kamu hidup di zaman kuno, saat hukum berada di telunjuk penguasa yang semena-mena.

Seperti pandemi Covid-19 yang melanda saat ini, ketika pemimpin negara mengeluarkan aturan social distancing maupun physical distancing, atau bahkan lockdown, lalu kamu tidak taat, mungkin hukumannya tidak berat, atau bisa jadi tak ada sanksi sama sekali.

Tapi, coba saja kamu berani membangkang aturan negara di zaman dahulu, hidupmu bisa kelar akibat sanksi yang kejam dan tak manusiawi. Lalu, seperti apa sih jenis hukuman di era kuno untuk pembangkang negara? Berikut, 4 di antaranya:

1 Kutukan Era Majapahit

Dalam Prasasti Tuhannaru yang diketahui dibuat pada tahun 1323 dan ditemukan di Mojokerto, Kerajaan Majapahit saat itu menerapkan hukuman yang bikin semua warganya ketakutan, yakni 'kutukan'. Hukuman ini bahkan lebih ditakuti, ketimbang pancung atau gantung hingga mati.

Menurut beberapa riset, kutukan itu dilakukan dengan upacara sakral, memohon para dewa atau makhluk gaib lainnya mencabut nyawa di pelanggar hukum. Sanksi ini paling sering dijatuhkan bagi mereka yang membangkan pada penguasa.

2. Kurungan Lebah

Jika membicarakan kekejaman Kekaisaran Romawi, maka seperti tak ada habisnya. Ada satu hukuman mati paling mengerikan, bagi mereka yang terbukti melanggar aturan negara, yakni kurungan lebah.

Mereka yang melanggar, dimasukkan ke dalam sebuah wadah longgar berbentuk keranjang. Kemudian, para eksekutor memasukkan sarang lebah yang besar ke dalam kurungan tersebut. Jika pelanggar hukum telah mati akibatnya banyaknya sengatan, barulah lebah-lebah itu dikeluarkan.

3. Saw Tortue

Ini bisa dikatakan sebagai salah satu hukuman paling kejam yang pernah diciptakan manusia. Berasal dari era Eropa abad petengahan, mereka yang melanggar aturan negara bakal digantung terbalik, kaki di atas kepala di bawah, di sebuah alat bernama Saw Tortue

Kemudian, algojo mulai menggergaji tubuh si pelanggar aturan dari selangkangan turun ke kepala, hingga terbelah menjadi dua bagian.

4. Eksekusi Minyak Panas

Jepang pernah mengenal satu hukuman paling membekas dalam sejarahnya, yakni saat seorang bandit bernama Ishikawa Goemon diceburkan hidup-hidup dalam cerek atau wadah besar berisi minyak panas pada abad ke-16. Goemon yang melegenda itu diketahui sering membangkang penguasa, dan berupaya membunuh panglima perang Toyotomi Hideyoshi.

Redaktur : Ryan Virgiawan

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.