Dipenjara Gegara Pemerkosaan, Jung Joon Young Dikabarkan Ingin Comeback
SEOUL, REQnews - Penyanyi asal Korea Selatan Jung Joon Young saat ini tengah mendekam di penjara karena kasus pemerkosaan dan penyebaran video porno. Ia divonis lima tahun penjara.
Dalam tayangan 'Rumor Has It' di Channel A, reporter Choi Jeong Ah mengungkap kehidupan Joon Young selama berada di balik jeruji besi. Kabar tersebut berasl dari seseorang yang berada di dalam satu sel bersamanya.
"Aku mendapatkan bisikan dari seseorang yang berada di sel yang sama dengan Jung Joon Young. Ia bilang Joon Young sangat ingin kembali ke hadapan publik saat ini," katanya.
Saat menjalani hukumannya itu, banyak yang mengenali Jung Joon Young dan memintanya untuk menyanyi. Joon Young berada dalam satu lingkungan dengan banyak orang yang tengah menanti keputusan hukuman.
"Semua orang mengenal Jung Joon Young. Karena mereka tahu ia adalah seorang penyanyi, salah satu penghuni penjara yang lebih tua memintanya berdiri dan menyanyi," lanjut Choi Jeong Ah.
"Jung Joon Young akan menurutinya, dan berdiri sambil bersandar di dinding untuk menyanyi," pungkasnya.
BACA JUGA: K-Netz Marah! Hukuman Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon Dikurangi
Diberitakan, pada November 2019 lalu, Hakim Kang Sung Soo dari Pengadilan Distrik Pusat Seoul memberikan vonis enam tahun penjara kepada Jung Joon Young dan lima tahun untuk Choi Jong Hoon. Mereka dan tiga orang lainnya didakwa atas kasus pemerkosaan.
Dilansir dari Soompi, baik terdakwa maupun jaksa langsung mengajukan banding atas putusan tersebut, yang mengarah ke babak baru persidangan mulai Februari 2020.
Pengurangan masa hukuman untuk Jung Joon Young dan Choi Jong Hoon diputuskan dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tinggi Seoul pada hari ini, Selasa, 12 Mei dan dipimpin oleh kepala hakim Yoon Jong Gu.
Setelah banding, Choi Jong Hoon dikurangi setengah masa hukumannya dari lima tahun menjadi hanya 2,5 tahun. Dan Jung Joon Young kini harus mendekam di penjara selama lima tahun.
Redaktur : Hans Gilbert Ericsson
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.