Baik Banget! Para Polisi Ini Patungan Bayar Orderan Fiktif Ojol
JAKARTA, REQnews - Di tengah pandemi corona ini, masih saja banyak oknum tak bertanggung jawab iseng ke driver ojek online (ojol). Belum lama ini seorang driver ojol mendapat orderan fiktif pesanan makan.
Mirisnya, jumlah uang yang dikeluarkan untuk membeli makanan tidak sedikit, yakni senilai Rp 530 ribu. Ia bahkan disebut-sebut meminjam uang ke temannya untuk membeli pesanan tersebut.
Para anggota polisi di Polda Banten pun lantas kompak patungan untuk membantu membayarkan kerugian si driver. Kisahnya dibagikan lewat video yang diunggah di Instagram @divisihumaspori pada Kamis 28 Mei 2020.
"Apresiasi untuk Petugas Yanma penjagaan Polda Banten @protokol00 yang sudah membantu dan membayarkan orderan fiktif bapak ojek online di penjagaan. #PengabdianPolri," tulisnya pada keterangan.
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang driver ojo; yang mencari alamat si pemesan makanan, tetapi tak kunjungi ditemui. Ia pun terlihat menghubungi si pemesan tetapi tidak mendapatkan jawaban.
Ia mendapat pesanan berbagai menu dari restoran fast food. Menyedihkannya lagi, ia sampai pinjam uang ke driver ojol lainnya untuk dapat membelikan pesanan tersebut.
Adapun menu yang dipesan antara lain olahan ayam, garlic bread, lengkap dengan minumannya. Total pesanannya hingga Rp. 530 ribu.
Beruntung, driver ojol itu dibantu oleh para anggota Polisi yang berjaga di pos Banten. Mereka yang tak tega dengan driver ojol itu langsung sepakat dan kompak patungan untuk membeli semua pesanan.
Unggahan tersebut langsung ramai diperbincangkan. Berbagai tanggapan pun membanjiri kolom komentar.
"Alhamdulillah terimakasih pak..smoga Alloh limpahkan rahmat dan rejeki berlimpah bwt bapak2 smua..aamiin..keren pak," kata @nanin**ndari.
"Alhamdulillah ...Bpk2 Polisi nya Baik2 Patungan Buat Bayarin Orderan gantiin Uang Bpk Gojeknya ...," tulis @ayahea**abae.
"Masih ada aja ya orang yg jahat disaat seperti ini. Respek buat bapak2 yg sudah membantu. Terima kasih," komentar @ruslin**bin.
Redaktur : Hans Gilbert Ericsson
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.