Tak Merasa Tolol, Anji Sebut Hadi Pranoto yang Harus Minta Maaf! Nah Lho
JAKARTA, REQnews - Ada Apa Dengan Anji? Mungkin pertanyaan ini ada di benak seluruh masyarakat Indonesia. Sebab pemilik nama musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji kembali membuat heboh media sosial, dan bahkan gaduh.
Ya, video wawancara dirinya dengan pria yang mengaku profesor, Hadi Pranoto dihujat habis-habisan netizen se-Indonesia.. Dalam video yang berdurasi sekitar 31 menit itu, menayangkan klaim Hadi yang menemukan obat herbal antibodi yang mampu menyembuhkan COVID-19 dalam hitungan 2-3 hari.
Kini, video berjudul BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN!! yang diunggah pada Jumat 31 Juli lalu kini sudah dihapus oleh Youtube. Meski video tersebut dianggap melanggar pedoman komunitas YouTube, Anji justru menolak meminta maaf atas kehebohan yang ia buat.
Mantan kekasih Sheila Marcia ini tak merasa bersalah. Sebab, ia merasa dirinya sekadar mewawancarai Hadi. Hal tersebut terungkap saat ia mengunggah pernyataan Dr. Tirta yang mengajaknya berdialog dengan para dokter dan Hadi Pranoto. "Menanggapi isu yang beredar, saya akan berdiskusi dengan pihak-pihak yang ada di postingan @dr.tirta, tanggal 4 nanti," tulis Anji.
"Kok berubah di postingan sebelumnya, ditulis pakai Prof, yang ini nggak. Gelar seseorang itu harus ditulis lo untuk menghargai achievement akademisnya," tulis akun @hafizhfadhlan.
Anji pun membalas komentar ini dengan pernyataan, "Gimana sih. Dibilang Prof salah. Tidak ditulis salah. Tunggu sajalah hasil diskusinya apa."
"@duniamanji Mas nih, mohon maaf, katanya kan profesor, tiba-tiba kenapa enggak pakai profesor lagi, itu maksud kami. Apakah salah penggunaan profesor? Jadi intinya beliau itu profesor atau bukan? Sampai sini ngerti?" timpal netizen lain dalam akun @kutilang_darat.
Sementara, netizen lain juga ikut mengomentari postingan Anji, bahkan bertanya mengapa komentarnya dihapus.
"Halo Manji, commentnya dihapus ya. Sik tak ulangi. Jadi tidak ada permintaan maaf udah buat ket****an, Manji? Video Youtubenya masih ada, kapan dihapus? Tanggung adsense-nya Hihi," tulis akun @sahalasimanjuntak.
Anji pun sempat menjawab komentar yang kini sudah dihapusnya itu. "Saya rasa yang harus minta maaf adalah Pak Hadi Pranoto, jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kalimatnya. Saya kan juga bertanya di menit 4:39 dan 8:27. Saya tidak merasa berbuat tolol karena saya interviewer," kata Anji.
Netizen lain pun mengingatkan Anji terkait penyebaran berita hoaks akan terancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda paling banyak 1 Miliar karena melanggar UU ITE.
Redaktur : Rani
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.