Kisah Pulau Panggang dan Legenda Pendekar Darah Putih
JAKARTA, REQnews - Dalam kehidupan Masyarakat Kepulauan Seribu, ada juga kisah tentang Legenda Darah Putih. Tidak dapat diketahui secara pasti tentang siapa Darah Putih dan dari mana asalnya.
Kisah ini disajikan dengan berbagai versi yang berbeda. Singkat cerita dikisahkan, suatu ketika serombongan bajak laut datang ke salah satu Kepulauan Seribu. Para bajak laut itu merampas dan mengganggu penduduk setempat.
Orang sakti penjaga pulau tak tinggal diam, bajak laut ditangkap dan kemudian dihukum. Tubuh mereka dipanggang di pinggir pelabuhan perahu. Sejak saat itu, pulau tersebut dinamakan Pulau Panggang. Saat ini, tempat “pemanggangan” bajak laut yang ada di bagian Pulau Panggang dijadikan dermaga oleh penduduk setempat.
Sedangkan kisah lain menuturkan, konon kabarnya di perairan Kepulauan Seribu berkeliaran para bajak laut yang selalu mengganggu kemanan dan ketentraman penduduk. Pada suatu hari segerombolan bajak laut datang menghadang Pulau Panggang.
Tetapi atas kesaktian Darah Putih, maka para bajak laut tidak dapat melaksanakan niatnya karena sekeliling Pulau Panggang menjadi gelap gulita. Para bajak laut hanya dapat mencapai sebagian pulau, daerah sekitar Pulau Panggang saja.
Oleh para bajak laut, Pulau Panggang tampak tertutup dengan kabut dan terpaksa mereka kembali (kisah ini menurut Mutholib et al 1984. Laporan Arkeologi Bo XXIX, Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta, H. 12-3).
Sosok legendaris Darah Putih menjadi afiliasi dari sejarah perompakan dan bajak laut dengan pendekar yang melindungi pulau. Ketika masa itu, ini menjadi kiasan dari perang saudara di laut dan sejarah masyarakat Orang Pulo sebagai masyarakat laut yang menetap di pulau dan berusaha melindungi daerahnya dari ancaman.
Ini merupakan kisah turun-temurun antargenerasi. Sosok pendekar Darah Putih meninggalkan jejak Makam Kramat Pulo, yang dikenal dengan Makam Pendekar Darah Putih dan diakui oleh pemerintah sebagai salah satu cagar budaya DKI Jakarta.
Redaktur :
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.