Makna Kata Lonthe Mirip dengan Balon dan Tlembug Versi Kemendikbud RI
JAKARTA, REQnews - Kata lonte beberapa hari terakhir ini ramai disebut-sebut banyak orang. Padahal, kata tersebut menurut Peneliti dan Penyuluh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Wisnu Sasangka tidak pantas untuk digunakan di ruang komunikasi publik.
Asal tahu saja, kata Lonte berasal dari bahasa Jawa dengan ejaan yang benar adalah lonthe. Kata itu memiliki arti yakni pelacur.
Di daerah Jawa pun ada beberapa kata yang artinya juga sejenis. Yaitu genggek, balon, dan tlembug. “Tapi yang laku keras malah lonthe,” kata Wisnu kepada wartawan di Jakarta, Senin 16 Februari 2020.
Wisnu menghimbau agar kata lonte tidak digunakan dalam berkomunikasi, sekalipun untuk menghujat. “Karena maknanya sangat kasar,” ujar Wisnu.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia versi daring, kata Lonte artinya perempuan jalang, wanita tunasusila, pelacur, dan sundal. "Maknanya sama dengan tarigu," ungkap Wisnu.
Sebelumnya kata lonte menjadi populer di media sosial, setelah artis Nikita Mirzani dihujat dengan kata tersebut. Bahkan janda tiga anak itu berencana akan melaporkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke polisi.
Hal itu dikatakan Nikita Mirzani saat live Instagram Minggu 15 November 2020. "Besok gue mau ke Polda, mau laporin Habib," kata Nikita Mirzani.
Malam harinya, sejumlah wartawan mendapatkan informasi kalau Nikita Mirzani akan melaporkan Habib Rizieq Shihab, Senin 16 November 2020 sekitar pukul 14.00 WIB.
"Nggak terima dibilang LONTE, Nikita Mirzani bakal bikin laporan ke Polda Metro Jaya. Kalau mau ngeliput, cusss dah, dateng aja, laporinnya hari Senin (16/11) jam 13.00 WIB sudah sampai (Insya Allah)," tulis pesan tersebut.
Seperti diketahui, kasus Nikita Mirzani dengan Habib Rizieq dimula ketika perempuan 34 tahun itu berkomentar mengenai kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air.
Ia menyebut, kepulangan Habib Rizieq bikin susah dan menyebut ulama 55 tahun itu sebagai "tukang obat". Nikita Mirzani kemudian mendapat berbagai kecaman dari pendukung Habib Rizieq. Salah satunya dari Ustaz Maaher At-Thuwailibi.
Ustaz Maaher At-Thuwailibi pun menyebut Nikita Mirzani lonte dan penjual selangkangan. Maaher juga mengancam akan mengepung rumah Nikita Mirzani dengan 800 orang pasukan pendukung Habib Rizieq. Namun ancaman tersebut rupanya tak terbukti.
Kemudian dalam sebuah acara Maulid Nabi, Habib Rizieq Shihab menyebut seseorang lonte, dan diduga tertuju untuk sosok Nikita Mirzani. Sementara itu, sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta melaporkan Nikita Mirzani ke Polda siang ini.
Mereka tak terima Nikita Mirzani menyebut Habib Rizieq tukang obat. Ucapan Nikita dianggap sebagai sebuah penghinaan.
Redaktur : Ryan Virgiawan
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
