Sempat Diungkap Sebelum Wafat, Ternyata Syekh Ali Jaber Masih Keturunan Pahlawan Asal Lombok
JAKARTA, REQnews - Wafatnya Syekh Ali Jaber masih meninggal duka mendalam bagi publik Tanah Air. Usai kepergian sang ulama besar, banyak kisah menarik tentang hidup Syekh Ali yang terungkap.
Salah satunya, tentang fakta bahwa Syekh Ali merupakan cucu seorang pahlawan di Lombok pada masa penjajahan Belanda. Hal ini ternyata pernah diungkapkan Syekh Ali sendiri ketika beliau masih hidup.
"Beliau mampu menyatukan masyarakat Sasak di Lombok, untuk melawan penjajah Belanda. Makanya kakek saya dibunuh sama Belanda. Dan beliau punya makam besar di Ampenan. Makanya pas saya ketemu Presiden Jokowi saya sampaikan, saya cucu pahlawan tapi belum terdaftar," kata Syekh Ali dalam sebuah video di channel Youtube Sasak Update TV, dikutip Sabtu, 16 Januari 2021.
Karena sang kakek pula, kecintaannya pada Lombok begitu besar. Bahkan ia sampai pernah berwasiat, jika meninggal di Indonesia dirinya ingin dimakamkan di Lombok.
"Makanya walau saya memohon kepada Allah memilih meninggal di Madinah, tapi kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, saya mohon mau dimakamkan di Lombok," ujarnya.
"Lombok termasuk pulau kesayangan saya. Ketika saya di Lombok ini, saya jauh lebih merasa nyaman. Anak saya lahir di Lombok. Salah satu kakek saya mati syahid melawan penjajah di Lombok," lanjut Syekh Ali.
Syekh Ali mengatakan banyak orang tak percaya jika ia masih keturunan Indonesia. Namun dirinya memastikan berasal dari tanah Mataram.
"Banyak orang gak percaya saya berasal-usul dari Indonesia. Kok bisa ya? Kok mancung hidung saya. Kakek saya dua-duanya kelahiran Lombok. Tapi ibu saya gak pernah cerita. Pas saya di Indonesia baru tahu saya ada keluarga. Kakek ibu saya, istri pertama dari Bumiayu, istri kedua dari Madura,istri ketiga dari Lombok. Belum yang keempat sudah wafat," ujarnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
