Duh! Media Asing Soroti Indonesia yang Mulai Kewalahan Tangani Lonjakan Pasien Covid-19
JAKARTA, REQnews - Indonesia kembali siaga menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang kian parah. Sejumlah rumah sakit tampak mulai kewalahan menampung pasien Covid-19 yang jumlahnya dari hari ke hari melonjak drastis.
Hal ini pun disoroti oleh media asing Reuters. Dalam salah satu berita terbarunya, media tersebut menyoroti soal ketidakmampuan rumah sakit kecil di Jakarta untuk menangani lonjakan pasien Covid-19.
Dalam beritanya, Reuters memuat pernyataan seorang dokter Indonesia bernama Cheras Sjarfi yang mengungkapkan bahwa rumah sakit publik di kawasan Jakarta Selatan tidak siap dengan lonjakan pasien Corona.
Rumah Sakit Umum tersebut hanya dilengkapi untuk perawatan kesehatan dasar, fasilitas untuk merawat pasien Covid-19 seperti ventilator penyelamat dan unit perawatan intensif yang terkadang mereka butuhkan juga sangat minim.
"Kami tidak siap untuk situasi ini," kata dokter tersebut kepada Reuters, dikutip Sabtu, 3 Juli 2021.
Dokter umum berusia 28 tahun itu pun bercerita, dia menyadari kondisi semakin buruk ketika semua pasien yang diklasifikasikan sebagai kasus suspek virus Corona dinyatakan positif dalam waktu seminggu.
Lonjakan telah mempersulit pemindahan pasien yang sakit parah, dan rumah sakit kota sudah memenuhi kapasitas hingga 93% pada minggu ini. Rumah sakit di seluruh Jawa juga hampir penuh.
"Kami...menerima pasien yang datang sebaik mungkin. Beri mereka oksigen, periksa tekanan darah mereka, dan amati mereka," ujarnya.
"Kasus terburuknya adalah mereka mati di sini. Saya pasti merasa sedih, terlebih saya telah melihat orang mati berkali-kali," kata Cheras.
Untuk diketahui, Indonesia telah melaporkan rekor kasus harian dalam tujuh dari 11 hari terakhir, termasuk pada hari Kamis lalu, dengan 24.836 infeksi baru dan 504 kematian, keduanya merupakan yang tertinggi.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
