Nahloh! Usai Viral, Video Obrolan Jokowi Soal Imunitas Vaksin Nusantara 8 Kali Lipat Mendadak Raib
JAKARTA, REQnews - Video viral percakapan Presiden Jokowi dengan sejumlah pejabat yang menyebut vaksin Nusantara memiliki tingkat imunitas 8 kali lipat mendadak raib dari jagat maya.
Video tersebut viral usai diunggah oleh akun Penting Ga Penting pada Rabu, 25 Agustus 2021 malam. Video itu berjudul 'Jokowi, Prabowo, Bicara Vaksin Nusantara: Antibodi Naik 8 Kali Lipat!'.
"Dalam kunjungan ke Kaltim, Presiden Jokowi, Menhan Prabowo, dan pejabat lainnya berbincang mengenai vaksinasi booster ketiga dan keunggulan Vaksin Nusantara,"
"Edit & re-upload dari https://www.youtube.com/watch?v=NGxOV…" tulis akun tersebut dalam keterangan video.
Namun video itu mendadak hilang dari akun Penting Ga Penting sehingga tak bisa diakses lagi. Namun yang menarik, saat video tersebut belum hilang, tampak di dalamnya tertera watermark seperti yang biasa ada pada video unggahan di kanal resmi Sekretariat Presiden.
Pada bagian pojok kiri atasnya juga terdapat logo 'Indonesia Maju'. Lalu di bagian pojok kanan bawah ada tulisan '©2021 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden'.
Diketahui, dalam video itu Presiden Jokowi dengan sejumlah pejabat sedang berbincang soal vaksin yang sudah diterima.
Hingga akhirnya, terdengar ucapan seseorang yang mengaku sudah mendapat suntik booster vaksin Nusantara.
"Ya udah dua kali plus (booster) Vaksin Nusantara, Pak Terawan," kata salah seorang yang berkumpul dengan presiden.
Kemudian, terdengar mereka membandingkan jenis vaksin Covid yang satu dengan lainnya. Tiba-tiba, terdengar seseorang yang mengatakan bahwa vaksin Nusantara memiliki tingkat imunitas 8 kali lipat lebih baik.
"Vaksin Nusantara berapa? Itu dicek titernya berapa..?"
"Belum itu kontrol lagi masuk Desember," jawab pejabat tersebut.
Jokowi lantas bertanya tentang tingkat imunitas Vaksin Nusantara.
"Langsung dicek 8 kali lipat," jawabnya.
"Yang (vaksin) Nusantara itu?" tanya seseorang.
"Yak," jawab pejabat tersebut.
Hingga kini, belum ada klarifkasi dari pihak-pihak terkait soal video viral yang mendadak raib itu.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.