REQNews.com

Gagah Jon! Seorang Pemuda Nikahi Dua Gadis Sekaligus dalam Itungan Jam di Sumatera Selatan

The Other Side

Sunday, 12 September 2021 - 10:09

Foto: YouTubeIlustrasi pernikahan

MURATAMA, REQnews - Remaja 17 tahun di Sumatera Selatan menikahi 2 gadis sekaligus pada Jumat, 10 September 2021. Akad pernikahannya digelar hanya berselang 2 jam. Kedua gadis yang dinikahi pria 17 tahun itu dikabakarkan masih keluarga dekat.

Sosok remaja 17 tahun itu adalah Supandi, warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Musi Rawas Utara (Muratama). Sementara dua gadis yang dinikahi adalah Annisa, 17 tahun dan Sangkut, 17 tahun.

Sekretaris Desa Karang Anyar, Wildan Hakim mengatakan ketiganya baru melaksanakan akad nikah dan belum melangsungkan pesta resepsi pernikahan.

"Baru akad saja tadi, pesta pernikahannya belum. Kabarnya pestanya bulan dua (Februari) tahun depan (2022)," ucap Wildan.

Wildan mengatakan, akad nikah keduanya hanya berselang 2 jam. Akad nikah pertama Supandi dan Annisa digelar sekira pukul 13.00 WIB. Sementara akad nikah kedua Supandi dan Sangkut digelar sekira pukul 15.00 WIB.

"Nikah yang pertama tadi siang habis Jumatan, sekitar jam satu lah, nikahnya biasa-biasa saja. Nah yang buat hebohnya itu jam tiganya dia (Supandi) nikah lagi," kata Wildan.

Wildan mengatakan, dua gadis yang dinikahi Supandi masih keluarga dekat. Ketiganya juga sama-sama menjalin hubungan pacaran sebelum menikah.

"Sebenarnya dua gadis ini masih keluarga dekat, kakeknya berdua beradik (bersaudara). Mereka pacaran semua," kata Ketua BPD Karang Anyar, Aan.

Kepala Dusun 3 Desa Karang Anyar, Baijuri menceritakan awalnya Supandi membawa Annisa ke rumahnya dengan tujuan hendak menikah. Mereka sempat dinasihati namun tetap ingin melangsungkan pernikahan dini. Setelah itu Supandi membawa Sangkut pergi ke rumah seorang Kadus di Desa Lubuk Kemang dengan tujuan yang sama.

"Akhirnya Karena mereka bertiga ini suka sama suka semua jadi dinikahkanlah tadi, sudah kita nasihati tapi mereka tetap mau nikah," kata Baijuri didampingi Kepala Dusun 6 Karang Anyar, Hamzah.

Supandi saat ini belum mempunyai pekerjaan tetap, sehari-hari ikut orangtuanya untuk memanen sawit. Sementara kedua gadis yang dinikahi Supandi, masih duduk di bangku SMA.

"Kalau dua gadis itu masih sekolah semua. Kalau yang prianya tidak sekolah lagi, kerjanya ikut orangtuanya, ikut panen sawit, ikut menyadap karet," kata Aan.

Redaktur :

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.